Kementan Bentuk 33 Balai Besar Modernisasi Pertanian di 33 Provinsi

Minggu, 04 Januari 2026 - 12:57 WIB
loading...
Kementan Bentuk 33 Balai...
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencoba alat pertanian modern hasil inovasi. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) resmi membentuk 33 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia. Kebijakan ini ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 39 Tahun 2025 sebagai langkah strategis menghadirkan pendampingan teknologi pertanian di daerah guna mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian berada di bawah koordinasi Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP). Lembaga ini memiliki tugas mengoordinasikan serta melaksanakan penerapan hasil perakitan dan perekayasaan paket teknologi pertanian spesifik lokasi, sekaligus mendorong modernisasi sektor pertanian nasional.

Kepala BRMP Fadjry Djufry menjelaskan, pembentukan 33 Balai Besar ini merupakan peningkatan status dari Balai Penerapan Modernisasi Pertanian yang telah ada sebelumnya. Menurutnya, peningkatan status tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam memperluas jangkauan program dan kebijakan Kementan di seluruh wilayah Indonesia.

"Dengan jaringan kerja yang menjangkau dari pusat hingga daerah, BRMP memainkan peran penting dalam percepatan modernisasi sektor pertanian melalui pengembangan inovasi teknologi, penerapan standar mutu, dan peningkatan kapasitas kelembagaan," kata Fadjry dalam keterangan tertulis dikutip, Minggu (4/1/2026).

Fadjry menambahkan, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian akan menjalankan berbagai fungsi strategis, mulai dari identifikasi dan verifikasi kebutuhan teknologi, perekayasaan dan pengujian, hingga diseminasi serta penerapan paket teknologi pertanian spesifik lokasi dan model pertanian modern.

Selain itu, Balai Besar ini juga memiliki peran penting dalam produksi benih dan bibit sumber yang unggul serta tersertifikasi. Upaya tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung pencapaian swasembada pangan yang berkelanjutan.

"Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian hadir untuk memastikan ketersediaan benih dan bibit sumber yang bermutu dan tersertifikasi sebagai fondasi peningkatan produktivitas pertanian, guna mendukung swasembada pangan berkelanjutan dan memperkuat ketahanan pangan nasional," kata Fadjry.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan Balai Besar di daerah diharapkan mampu memfasilitasi dan memberikan pendampingan langsung terhadap program pembangunan pertanian. Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen mempercepat modernisasi pertanian, meningkatkan kapasitas petani dan pelaku usaha, serta mewujudkan sistem pertanian yang produktif, efisien, dan berdaya saing.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya modernisasi dan pemanfaatan teknologi pertanian. Menurutnya, penerapan teknologi dan mekanisasi pertanian terbukti mampu meningkatkan produksi secara lebih efisien.

"Kita tidak boleh setengah-setengah dalam meningkatkan produksi pangan. Semua harus berbasis inovasi dan teknologi. Dengan teknologi, produktivitas naik, indeks pertanaman naik, kemudian biaya produksi turun. Inilah pertanian modern, transformasi dari sistem tradisional ke mekanisasi penuh," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Puji Polri, Prabowo:...
Puji Polri, Prabowo: Kalian Sering Dicaci Maki tapi Tak Pantang Menyerah
Presiden Prabowo: Indonesia...
Presiden Prabowo: Indonesia Kini Dihormati Dunia karena Berhasil Swasembada Pangan
Produksi Beras Naik...
Produksi Beras Naik Sebentar
MBG Dinilai Jadi Motor...
MBG Dinilai Jadi Motor Ekonomi Lokal dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Tepis Feri Amsari, HKTI...
Tepis Feri Amsari, HKTI Sebut Kondisi Riil Stok Beras Melimpah
Di Komisi IV DPR, Mentan:...
Di Komisi IV DPR, Mentan: Stok Beras Capai 4,6 Juta Ton, Cukup 11 Bulan ke Depan
Wujudkan Ketahanan Pangan,...
Wujudkan Ketahanan Pangan, Food Estate Wanam Papua Selatan Tak Terkait Film Pesta Babi
Di Hadapan Prabowo,...
Di Hadapan Prabowo, Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri
Indonesia Dorong Keamanan...
Indonesia Dorong Keamanan Pangan, Selandia Baru Komitmen Hadirkan Produk Berkualitas
Rekomendasi
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Setelah 18 Tahun Dee...
Setelah 18 Tahun Dee Lestari Akhirnya Rilis Album Lagi, Mendiang Suami Jadi Alasan
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
Berita Terkini
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Hari Ini Noel Divonis...
Hari Ini Noel Divonis terkait Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Segel Mobil Mewah
Penyidik KPK Datangi...
Penyidik KPK Datangi Rumah Silmy Karim di Jalan Brawijaya Jaksel
Relawan Jokowi Sebut...
Relawan Jokowi Sebut Tudingan Roy Suryo Cs Soal Ijazah Jokowi Menguras Energi
Breaking News! Silmy...
Breaking News! Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved