Banyak Kompromi, Bivitri Khawatir Rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri Tidak Terlalu Kuat

Minggu, 21 Desember 2025 - 12:15 WIB
loading...
Banyak Kompromi, Bivitri...
Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti. Foto/Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti menduga akan banyak kompromi dalam rekomendasi yang akan disampaikan Komisi Percepatan Reformasi Polri . Dengan demikian, rekomendasi yang dikeluarkan pun tidak akan terlalu kuat.

Bivitri menceritakan, dirinya pernah tergabung dalam Tim Percepatan Reformasi Hukum pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tim tersebut menghasilkan rekomendasi yang menurutnya cukup bagus. "Tapi, nol, asli, nggak dijalankan sama sekali (rekomendasinya)," kata Bivitri dalam siniar atau podcast To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Minggu (21/12/2025).

Bagaimana prediksinya soal rekomendasi yang akan dikeluarkan Komisi Percepatan Reformasi Polri? Bivitri mengatakan, dirinya khawatir rekomendasi yang dikeluarkan juga tidak akan seperti yang diharapkan. Menurutnya, Komisi Percepatan Reformasi Polri ini basisnya adalah insitusi yakni kepolisian. Hal itu berbeda dengan Tim Percepatan Reformasi Hukum yang dia pernah menjadi anggotanya, yang basisnya isu.

Baca Juga: Kapolri Hormati Rencana Pemerintah Bikin PP Penempatan Anggota Polri di Jabatan Sipil

"Kalau ini basisnya satu, lembaga yang namanya polisi. Kita tahu, polisi itu kekuatannya juga luar biasa di masyarakat kita, sangat kuat. Saya kuatir, tidak juga banyak orang yang diundang untuk berani terlalu kritis, itu satu," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Polisi Ungkap Dugaan...
Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Batu Bara, 3 Orang Jadi Tersangka
Polri Beberkan 4 Modus...
Polri Beberkan 4 Modus Penyimpangan dalam Korupsi Pembiayaan Batu Bara, Kerugian Negara Capai Rp38,9 Miliar
4 Kombes Pol Promosi...
4 Kombes Pol Promosi Jabatan ke Lemdiklat Polri dan Pecah Bintang dalam Mutasi Terbaru, Ini Daftar Namanya
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
Rekomendasi
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Nathalie Holscher Siap...
Nathalie Holscher Siap Menikah dengan Arpat, Akad Nikah Digelar Besok
Berita Terkini
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Infografis
5 Efek Samping Terlalu...
5 Efek Samping Terlalu Banyak Makan Buah yang Sering Diabaikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved