Kelelahan Kognitif dan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Jum'at, 19 Desember 2025 - 21:20 WIB
loading...
Kelelahan Kognitif dan...
Tifauzia Tyassuma, Dokter, Epidemiolog Perilaku dan Neuropolitika. Foto/Dok.SindoNews
A A A
Tifauzia Tyassuma
Dokter, Epidemiolog Perilaku dan Neuropolitika

SELASA lalu, 16 Desember 2025 saya mendapat undangan dari Polda Metro Jaya mengikuti gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya sebagai salah satu pihak yang berstatus tersangka. Saya datang dengan sikap kooperatif dan penghormatan penuh pada proses hukum yang sedang berjalan.

Namun, sebagai ilmuwan perilaku, pengalaman berada di ruang gelar perkara itu mendorong saya untuk menelaah Kembali apa yang pernah saya pelajari bertahun-tahun tentang apa yang disebut sebagai kelelahan kognitif (cognitive overload). Saya merasa penting menuliskan ini lebih dari sekadar urusan Gelar Perkara Khusus. Kelelahan Kognitif adalah salah akibat dari rekayasa untuk suatu tujuan khusus.

Gelar perkara berlangsung sekitar 7 jam. Diskusi dan perdebatan intens, dengan aliran informasi yang padat, argumen yang kompleks, serta tekanan emosional yang nyata. Dalam ilmu kognitif, kondisi semacam ini dikenal sebagai cognitive overload—ketika kapasitas memori kerja dan atensi manusia melampaui batas optimalnya. Dampaknya bukan sekadar lelah secara fisik, melainkan menurunnya ketajaman analisis, ketelitian detail, dan kemampuan evaluasi kritis.

Saya menggunakan istilah “ilusi transparansi” untuk menyebut resiko yang dapat timbul dari kelelahan kognitif manusia. Ilusi ini muncul ketika sebuah proses terasa terbuka dan jelas karena dijalani bersama, padahal secara kognitif para pihak tidak berada pada kondisi terbaik untuk menilai detail informasi secara jernih.

Kita merasa “sudah melihat” dan karenanya “sudah memahami,” sementara kemampuan untuk menguji, membandingkan, dan memverifikasi justru menurun drastis.

Fenomena ini sejatinya bukan hanya pengalaman pribadi semata, melainkan telah lama dibuktikan dalam riset psikologi kognitif. Studi klasik Daniel J. Simons dan Christopher F. Chabris (1999), “Gorillas in Our Midst: Sustained Inattentional Blindness for Dynamic Events,” yang dikenal sebagai The Invisible Gorilla Experiment, menunjukkan bahwa “melihat tidak sama dengan menyadari.”

Saat perhatian terserap oleh tugas berat dan berkepanjangan, otak menyaring stimulus lain—bahkan yang besar dan mencolok. Fenomena ‘buta perhatian” (inattentional blindness) ini juga ditemukan pada profesional terlatih, termasuk dokter radiologi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Relawan Jokowi Sebut...
Relawan Jokowi Sebut Tudingan Roy Suryo Cs Soal Ijazah Jokowi Menguras Energi
Namanya Disebut dalam...
Namanya Disebut dalam Pleidoi Nadiem, Jokowi: Yang Saya Tahu Pak Nadiem Orang Baik
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Disidang, Ini Respons Pengacara Jokowi
Mama Sinta Laporkan...
Mama Sinta Laporkan Dandhy Laksono soal Film Pesta Babi, Polisi Lakukan Pendalaman
Sikapi Putusan Praperadilan...
Sikapi Putusan Praperadilan Andrie Yunus, Polda Metro Jaya Bakal Koordinasi dengan Oditur Militer
Berkas Kasus Ijazah...
Berkas Kasus Ijazah Jokowi dengan Tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa Lengkap, Segera Disidang
Operasi Patuh Jaya 8-21...
Operasi Patuh Jaya 8-21 Juni 2026, Pengendara Copot Pelat Nomor Jadi Target
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
Rekomendasi
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
Setelah 18 Tahun Dee...
Setelah 18 Tahun Dee Lestari Akhirnya Rilis Album Lagi, Mendiang Suami Jadi Alasan
Berita Terkini
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Hari Ini Noel Divonis...
Hari Ini Noel Divonis terkait Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Segel Mobil Mewah
Penyidik KPK Datangi...
Penyidik KPK Datangi Rumah Silmy Karim di Jalan Brawijaya Jaksel
Relawan Jokowi Sebut...
Relawan Jokowi Sebut Tudingan Roy Suryo Cs Soal Ijazah Jokowi Menguras Energi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved