Jual Beli Anak: Fatal tapi Makin Marak

Sabtu, 06 Desember 2025 - 15:11 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, kisah Alvaro Kiano Nugroho (6th) memperlihatkan sisi lain dari ancaman terhadap anak yakni bahaya justru datang dari orang terdekat. Setelah delapan bulan dinyatakan hilang, serpihan kerangka yang diduga milik Alvaro ditemukan dan hasil penyidikan mengarah pada ayah tirinya sebagai tersangka. Perkembangan selanjutnya memperlihatkan dinamika serius dalam penanganan kasus ini.

Kenapa Ini Lebih dari Sekadar Tragedi Individu?


Beberapa titik krusial membuat rentetan kasus ini bersifat sistemik. Pertama, modus dan jaringan yang semakin canggih. Kedua, adanya celah proteksi di ruang publik dan di rumah sendiri, dimana sistem pengawasan seperti CCTV masih terbatas. Kejadian ini menegaskan bahwa ancaman terhadap anak bisa hadir di mana saja. Baik di taman kota, komplek rumah, lingkungan sekitar sekolah bahkan dari dalam zona keluarga.

Ketiga, angka kasus kejahatan terhadap anak sangat mengkhawatirkan. Di mana data Pusiknas (Bareskrim Polri) menunjukkan, terdapat 50 korban berusia di bawah 20 tahun yang dilaporkan menjadi korban penculikan, atau 22,62 persen dari total 221 korban pada periode Januari hingga 12 November 2025. Ini menandakan indikator bahwa persoalan maraknya kasus penculikan dan anak hilang bukanlah insiden acak, melainkan tren yang perlu penanganan sistemik.

Dampak Kolektif: Kepercayaan Sosial Tergerus


Lebih dari trauma keluarga, maraknya kasus ini mengikis rasa aman publik. Orang tua menjadi waspada, ruang publik kehilangan impresi “aman”, relasi antar-warga yang semestinya saling mengawasi melemah oleh apatisme. Ketika anak tidak lagi merasa aman di taman bermain atau lingkungat rumah sendiri, maka kualitas sosial kita sebagai komunitas turut jatuh.

Tuntutan Aksi Nyata (Bukan Hanya Simpati)


Sejumlah langkah konkret yang harus didorong bersama pemerintah, penegak hukum, institusi pendidikan, media, dan masyarakat sipil diantaranya, membangun mekanisme nasional terpadu untuk anak hilang. Seperti melakukan database terpadu, protokol pelaporan standar nasional, dan koordinasi cepat lintas Polda/kabupaten agar jejak korban tidak mudah hilang antarwilayah.

Seperti kasus Bilqis yang berpindah provinsi menegaskan kebutuhan koordinasi ini. Lalu perkuat pencegahan di ruang publik dan pendidikan literasi ancaman digital. Sekolah, RT/RW, pengelola taman, dan tempat ibadah harus diberi pedoman proteksi anak, pengawasan kolektif, SOP keamanan anak, serta literasi bagi orang tua mengenai modus adopsi ilegal dan penawaran anak lewat media sosial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Rekomendasi
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Berita Terkini
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved