Utang Whoosh: Menata Ulang Ambisi Infrastruktur Nasional

Senin, 17 November 2025 - 18:22 WIB
loading...
A A A

Alternatif Solusi


Secara ekonomi-politik, ada tiga jalur penyelesaian yang paling rasional. Pertama, restrukturisasi besar-besaran dengan CDB: memperpanjang tenor menjadi 40–60 tahun dan menurunkan bunga mendekati 1–2 persen. Ini sudah ditempuh sejumlah negara Belt and Road lain; kuncinya kemampuan diplomasi Indonesia menegosiasikan ulang profil risiko proyek tanpa merusak hubungan strategis dengan Tiongkok.

Kedua, mengubah model bisnis KCIC agar tidak bergantung pada penjualan tiket. Kereta cepat di Jepang dan Korea Selatan hanya layak secara finansial karena ditopang skema transit-oriented development (TOD). Lahan di sekitar Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar sangat potensial dikembangkan sebagai pusat bisnis, logistik, hunian vertikal, dan high-tech park. Pendapatan jangka panjang dari sewa lahan, pengembangan properti, dan jasa komersial jauh lebih stabil dibanding mengandalkan okupansi harian penumpang.

Ketiga, memperkuat integrasi moda transportasi dan memperluas basis pengguna. Okupansi Whoosh sejauh ini masih di bawah target karena akses ke stasiun belum sepenuhnya terpadu dengan KRL, LRT, bus antarkota, dan angkutan perkotaan. Integrasi tarif, sistem harga dinamis, dan paket perjalanan bisnis maupun wisata perlu didorong agresif. Di level kebijakan, pemerintah dapat menciptakan captive demand melalui insentif perjalanan dinas dan kebijakan ruang kota yang mendorong pergeseran moda dari mobil pribadi ke transportasi massal.

Trajektori Risiko Fiskal


Utang Whoosh: Menata Ulang Ambisi Infrastruktur Nasional

Gambar 1. Ilustrasi indeks risiko fiskal proyek Whoosh 2025–2035 pada skenario baseline (tanpa reformasi) dan skenario reformasi dan TOD.

Untuk menggambarkan konsekuensi pilihan kebijakan yang ditawarkan, Gambar 1 menyajikan indeks risiko fiskal Whoosh 2025–2035 dengan skala 0–100. Garis pertama (baseline) menunjukkan skenario tanpa reformasi berarti: risiko hanya turun perlahan dari sekitar 90 pada 2025 menjadi 79 pada 2035 karena beban bunga tetap tinggi dan pendapatan non-tiket minim. Garis kedua (skenario reformasi & TOD) menggambarkan penurunan risiko yang lebih tajam, dari 90 menuju sekitar 50 pada 2035, dengan asumsi restrukturisasi tenor dan bunga, pengembangan TOD agresif, integrasi moda, dan perbaikan tata kelola.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Rekomendasi
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
Pegadaian Dorong Green...
Pegadaian Dorong Green Tourism di Yogyakarta lewat Program Becak Kayuh Listrik
Pengetatan Standar Migrasi...
Pengetatan Standar Migrasi BPA Galon Polikarbonat Dipertanyakan, Pakar: Perlu Ada Studi
Berita Terkini
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Beredar Isu Menteri...
Beredar Isu Menteri PU Dody Hanggodo Kena Reshuffle Agustus Mendatang, Istana Buka Suara
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan...
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah
Mantan Wakapolri Oegroseno...
Mantan Wakapolri Oegroseno Dipanggil soal Dugaan Korupsi Lahan, Kortastipikor: Masih Penyelidikan
Menteri PU Dody Hanggodo...
Menteri PU Dody Hanggodo Respons Isu Kena Reshuffle: Ampun Bos Ampun
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved