Dorong Mahasiswa Jadi Motor Moderasi, Kemenag Kukuhkan Pengurus PMMBN 2025-2027
Kamis, 30 Oktober 2025 - 19:02 WIB
loading...
A
A
A
Kamaruddin juga menegaskan, beragama seharusnya membawa kemaslahatan dan mendorong kemajuan. “Beragama harus mendatangkan manfaat bagi sesama (khairunnas anfa’uhum linnas), harus cerdas, progresif, dan relevan dengan tantangan zaman,” katanya.
Baca juga: Deretan Perwira TNI Duduki Jabatan Strategis di BIN usai Dimutasi pada September 2025
Kamaruddin menyebut tiga kunci kesuksesan alumni, prestasi akademik cukup (tidak harus terbaik),membangun jaringan (networking) yang luas, dan kemampuan komunikasi interpersonal yang baik.
“Organisasi seperti PMMBN adalah instrumen penting untuk membangun jaringan dan memperluas potensi di masa depan. Relasi dan komunikasi interpersonal sering kali lebih menentukan daripada nilai akademik semata,” ungkapnya.
Kamaruddin juga menyebut refleksi menarik tentang pentingnya integritas personal. “Faktor keempat yang ditemukan adalah: mereka yang sukses cenderung memiliki rumah tangga yang stabil. Ini menunjukkan bahwa kesuksesan pribadi sering berbanding lurus dengan tanggung jawab dan amanah dalam kehidupan keluarga,” jelasnya.
Direktur Pendidikan Agama Islam M. Munir menjelaskan gerakan PMMBN lahir dari semangat aktivisme mahasiswa PTU yang peduli terhadap isu intoleransi dan radikalisme.
“Gerakan ini berawal dari 2022 ketika kami masih di Subdit Pendidikan Tinggi Umum. Kami menginisiasi forum diskusi dengan 16 kampus di Surabaya. Dari sana muncul ide untuk membentuk organisasi mahasiswa yang moderat dan nasionalis,” jelasnya.
Baca juga: Deretan Perwira TNI Duduki Jabatan Strategis di BIN usai Dimutasi pada September 2025
Kamaruddin menyebut tiga kunci kesuksesan alumni, prestasi akademik cukup (tidak harus terbaik),membangun jaringan (networking) yang luas, dan kemampuan komunikasi interpersonal yang baik.
“Organisasi seperti PMMBN adalah instrumen penting untuk membangun jaringan dan memperluas potensi di masa depan. Relasi dan komunikasi interpersonal sering kali lebih menentukan daripada nilai akademik semata,” ungkapnya.
Kamaruddin juga menyebut refleksi menarik tentang pentingnya integritas personal. “Faktor keempat yang ditemukan adalah: mereka yang sukses cenderung memiliki rumah tangga yang stabil. Ini menunjukkan bahwa kesuksesan pribadi sering berbanding lurus dengan tanggung jawab dan amanah dalam kehidupan keluarga,” jelasnya.
Direktur Pendidikan Agama Islam M. Munir menjelaskan gerakan PMMBN lahir dari semangat aktivisme mahasiswa PTU yang peduli terhadap isu intoleransi dan radikalisme.
“Gerakan ini berawal dari 2022 ketika kami masih di Subdit Pendidikan Tinggi Umum. Kami menginisiasi forum diskusi dengan 16 kampus di Surabaya. Dari sana muncul ide untuk membentuk organisasi mahasiswa yang moderat dan nasionalis,” jelasnya.
Lihat Juga :