Menuju Indonesia Emas 2045, Generasi Muda Diminta Kawal Pengelolaan APBN dan APBD
Jum'at, 26 September 2025 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Realisasi Transfer ke Daerah Capai Rp571,5 Triliun, Pemda Diminta Percepat Belanja Daerah
Lomba Peran APBN dan APBD Bangun Daerah 2025 diselenggarakan untuk dapat meningkatkan awareness, social control, dan keterlibatan masyarakat, khususnya pelajar sebagai penerus estafet pembangunan bangsa. Dengan lebih familiarnya masyarakat terhadap pengelolaan APBN dan APBD di daerah. Hal ini tentunya dapat meningkatkan partisipasi publik di dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan di daerah.
“Para pemenang dari lomba ini mendapatkan jalur khusus untuk masuk ke Politeknik Keuangan Negara STAN, saya akan sangat senang kalau para siswa ada yang berkeinginan dan mengikuti jalur khusus ini, sehingga anda akan masuk lebih dalam lagi dan betul-betul menjalankan menjadi Punggawa Penjaga Keuangan Negara. Itu adalah yang ada di dalam logo Kementerian Keuangan Nagara Dana Rakca," ujarnya saat menghadiri final lomba peran APBN dan APBD Bangun Daerah 2025 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.
Sinergi Kemenkeu Satu juga terus dilakukan dengan melibatkan unit Kementerian Keuangan di daerah (Kanwil DJPb, KPPN, KPP, hingga Balai Diklat Keuangan) dan UNICEF sebagai mitra eksternal strategis memastikan kegiatan berperan langsung sebagai salah satu aspek edukasi publik.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat, dan kontribusi sebesar-besarnya kepada Kementerian Keuangan khususnya dan masyarakat pada umumnya, menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Lomba Peran APBN dan APBD Bangun Daerah 2025 diselenggarakan untuk dapat meningkatkan awareness, social control, dan keterlibatan masyarakat, khususnya pelajar sebagai penerus estafet pembangunan bangsa. Dengan lebih familiarnya masyarakat terhadap pengelolaan APBN dan APBD di daerah. Hal ini tentunya dapat meningkatkan partisipasi publik di dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan di daerah.
“Para pemenang dari lomba ini mendapatkan jalur khusus untuk masuk ke Politeknik Keuangan Negara STAN, saya akan sangat senang kalau para siswa ada yang berkeinginan dan mengikuti jalur khusus ini, sehingga anda akan masuk lebih dalam lagi dan betul-betul menjalankan menjadi Punggawa Penjaga Keuangan Negara. Itu adalah yang ada di dalam logo Kementerian Keuangan Nagara Dana Rakca," ujarnya saat menghadiri final lomba peran APBN dan APBD Bangun Daerah 2025 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.
Sinergi Kemenkeu Satu juga terus dilakukan dengan melibatkan unit Kementerian Keuangan di daerah (Kanwil DJPb, KPPN, KPP, hingga Balai Diklat Keuangan) dan UNICEF sebagai mitra eksternal strategis memastikan kegiatan berperan langsung sebagai salah satu aspek edukasi publik.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat, dan kontribusi sebesar-besarnya kepada Kementerian Keuangan khususnya dan masyarakat pada umumnya, menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
(cip)
Lihat Juga :