Renungan Demokrasi, Mengurai Distingsi Negeri

Jum'at, 12 September 2025 - 15:54 WIB
loading...
Renungan Demokrasi,...
Ramadhan, Ketua PB PMII dan Aktivis Gerakan. Foto/istimewa
A A A
Ramadhan
Ketua PB PMII dan Aktivis Gerakan

DEMONSTRASI besar yang berujung menjadi kerusuhan di depan Gedung DPR dan di sejumlah titik di Jakarta pada 25-31 Agustus 2025 menjadi babak kelam dalam sejarah gerakan massa di Indonesia.

Aksi yang semula damai dengan tuntutan penolakan kenaikan tunjangan DPR, berubah menjadi kericuhan, perusakan fasilitas umum, hingga pembakaran kendaraan. Insiden ini, yang juga meluas ke berbagai kota besar, mencerminkan tingkat kekecewaan publik yang begitu mendalam.

Peristiwa tragis ini, yang mencapai puncaknya dengan tewasnya seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang terlindas kendaraan taktis Brimob, menunjukkan bahwa dialog publik yang seharusnya menjadi solusi, justru terperangkap dalam siklus yang mengikis kepercayaan dan membekukan suara-suara yang konstruktif.

Situasi ini mendesak kita untuk merenung dan meninjau kembali pondasi komunikasi publik di negara ini.

Era Post-Truth, Spiral of Silence, dan Narasi Silent Majority.

Mengapa dialog di Indonesia menjadi begitu sulit pasca-demonstrasi besar? Jawabannya terletak pada tiga fenomena kunci yang saling terkait dan menghambat komunikasi, yakni, era post-truth, spiral of silence, dan narasi silent majority.

Ketiganya bekerja dalam sebuah siklus yang mengikis kepercayaan publik, menumpulkan rasionalitas, dan membekukan suara-suara yang kritis konstruktif.

Masing-masing fenomena ini tidak berdiri sendiri, melainkan saling memperkuat dalam sebuah ekosistem komunikasi yang kian kompleks.

Dalam era post-truth, fakta objektif kerap dikalahkan oleh daya tarik emosi dan keyakinan pribadi. Konsep ini dipopulerkan oleh Ralph Keyes dalam bukunya The Post-Truth Era (2004) dan didefinisikan oleh Oxford Dictionaries (2016) sebagai kondisi di mana fakta memiliki pengaruh yang lebih kecil daripada emosi dalam membentuk opini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
Mahasiswa Kembali Turun...
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Bawa 3 Tuntutan
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Berita Terkini
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Infografis
Prabowo ke Luar Negeri,...
Prabowo ke Luar Negeri, Indonesia Dipimpin Gibran selama Dua Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved