Petisi Asta Cita Rakyat: Alumni UI Suarakan Tuntutan Demokrasi dan Keadilan Sosial
Kamis, 04 September 2025 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
1. Penangkapan dan pengadilan koruptor tanpa pandang bulu.
2. Pengesahan UU Perampasan Aset Koruptor.
3. Pengadilan terhadap pelaku kekerasan terhadap rakyat.
4. Pembebasan pejuang aspirasi rakyat dan kompensasi bagi korban kekerasan.
5. Penghentian kenaikan pajak yang membebani rakyat kecil dan kelas menengah.
6. Regulasi adil bagi pekerja transportasi online, termasuk upah layak dan jaminan sosial.
7. Reformasi menyeluruh kepolisian agar menjadi pelayan rakyat, bukan alat kekuasaan.
8. Perampingan kementerian dan pembatasan fasilitas pejabat negara.
Alip menegaskan, delapan butir tersebut bukan sekadar daftar tuntutan, melainkan jeritan nurani bangsa. “Petisi Asta Cita Rakyat adalah gema dari bawah—suara yang menuntut negara hadir, melindungi, mendengar, dan menegakkan keadilan sosial,” kata Alip, aktivis ’98 dari UI.
![Petisi Asta Cita Rakyat: Alumni UI Suarakan Tuntutan Demokrasi dan Keadilan Sosial]()
Petisi ini juga menyinggung Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal setelah terlindas mobil taktis polisi, sebagai martir demokrasi. FORSA UI menilai pengorbanan Affan harus menjadi pengingat bagi negara agar tidak lagi menutup telinga terhadap aspirasi rakyat.
“Dengan mendukung dan menjalankan petisi ini, mari kita kembalikan marwah demokrasi, tegakkan kedaulatan rakyat, dan wujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Alip.
2. Pengesahan UU Perampasan Aset Koruptor.
3. Pengadilan terhadap pelaku kekerasan terhadap rakyat.
4. Pembebasan pejuang aspirasi rakyat dan kompensasi bagi korban kekerasan.
5. Penghentian kenaikan pajak yang membebani rakyat kecil dan kelas menengah.
6. Regulasi adil bagi pekerja transportasi online, termasuk upah layak dan jaminan sosial.
7. Reformasi menyeluruh kepolisian agar menjadi pelayan rakyat, bukan alat kekuasaan.
8. Perampingan kementerian dan pembatasan fasilitas pejabat negara.
Alip menegaskan, delapan butir tersebut bukan sekadar daftar tuntutan, melainkan jeritan nurani bangsa. “Petisi Asta Cita Rakyat adalah gema dari bawah—suara yang menuntut negara hadir, melindungi, mendengar, dan menegakkan keadilan sosial,” kata Alip, aktivis ’98 dari UI.

Petisi ini juga menyinggung Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal setelah terlindas mobil taktis polisi, sebagai martir demokrasi. FORSA UI menilai pengorbanan Affan harus menjadi pengingat bagi negara agar tidak lagi menutup telinga terhadap aspirasi rakyat.
“Dengan mendukung dan menjalankan petisi ini, mari kita kembalikan marwah demokrasi, tegakkan kedaulatan rakyat, dan wujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Alip.
(rca)
Lihat Juga :