Dulu, Kini dan Esok: Bincang Reflektif Asosiasi Pematung Indonesia Jakarta

Kamis, 10 September 2020 - 08:06 WIB
loading...
A A A
Partisipan pameran sejumlah sepuluh pematung adalah: Agoes Salim, Agus Widodo, Budi Tobing, Yani Mariani, Cyca Leonita, Hardiman Radjab, Jack S Riyadi, Darwin, Henry The Koi dan Tedy Murdianto.

Dalam Bincang Virtual nanti, dua nara sumber pematung, yakni Yani Mariani memberikan perspektifnya tentang kerja proyek komisi di Kepulauan Seribu pada 2019 lalu dan partisipasinya dalam pameran ini juga.

Semetara generasi milenial diwakili oleh Cyca Leonita, pematung perempuan yang akan mempersentasikan karya-karya yang khas mengungkapkan kehidupan personal urban dan pengalaman-pengalaman sosialnya.

Yang menarik, ada dua karya cukup menggelitik, yakni milik Hardiman Radjab dan Jack S Riyadi. Keduanya berbeda cara mengungkapkan, namun memiliki benang merah pesan yang mirip, yakni: manusia abai pada wabah dan berusaha menentangnya, sebab manusia secara natural memang cenderung khilaf jika tanpa intimidasi dalam aturan-aturan yang tegas.

Hardiman dengan patungnya yang sangat khas, biasanya ia memakai karya found object-barang temuan, sekarang ia mengkonstruksi kotak dan boneka kecil yang ditautkan sedemikian rupa seolah seorang manusia yang terperangkap dalam kotak tersebut.

Dalam wawancara ia berujar bahwa “Quantum Leap”, sebagai judul karya bisa multi tafsir, “menurut saya ada kemauan manusia menentang kodratnya. Mereka ingin membuat lompatan dalam sains mengejar rahasia keabadian dengan mesin waktu, menembus ruang dan waktu; tapi saat sama ia menentang hukum-hukum alam lain, seperti merebaknya wabah dan perang, sebab manusia tak peduli dengan lingkungan hidup (membabat hutan) dan kemanusiaannya sendiri” ujarnya.

Sedangkan Jack S Riyadi dengan jitu menangkap momen saat ini, tatkala Jakarta sebagai Ibukota Negara harus prihatin dengan penerapan PSBB, yakni pengetatan protokol kesehatan sebab telah diambang darurat. Dinas Kesehatan kota tak mampu menangani jumlah pasien yang makin membludak di RSUD yang sesegera mungkin memerlukan tindakan darurat, jika tak dilakukan: Jakarta akan kolaps.

Jack seolah menuturkan sebuah ironi, bahwa negeri yang carut-marut, sementara Pilkada semakin mendekat, pesta demokrasi akan dihelat yang berarti “perebutan kekuasaan terjadi”, yang perekonomian memerlukan pemulihan untuk mengakselerasi pembiayaan tinggi dalam kehidupan politik, tapi pemimpin dan rakyatnya sama-sama abai.

Dalam judul “Tak Menghiraukan”, patung kepala manusia yang memakai masker, namun tepat di “mata patung”, seolah ingin berujar “Ketidakhirauanku mungkin tersebab mata hatiku tak mampu melihat apa yang menjadi prioritas, yakni kesehatan atau pulihnya ekonomi atau jangan-jangan terpaksa, sebab semata untuk kekuasaan dan kepentingan-kepentingan politik, yang kita semua: terperangkap dalam dilema berat sebagai bangsa.

Pandemi memang membuat kita berefleksi, tak hanya para seniman di API, tapi dalam kehidupan keseharian sungguh akal sehat dan nurani sejujurnya dikalahkan di negeri ini.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kementerian Kebudayaan...
Kementerian Kebudayaan Tetapkan 514 Warisan Budaya Takbenda Indonesia
Peringati Hari Wayang...
Peringati Hari Wayang Nasional, Senawangi Dorong Pekerja Seni Bangun Ketahanan Budaya
Kenalkan Budaya Nusantara,...
Kenalkan Budaya Nusantara, Perinma Gelar This is Indonesia
CHANDI 2025 Ditutup,...
CHANDI 2025 Ditutup, Indonesia Tegaskan Posisi sebagai Pusat Diplomasi Budaya Dunia
CHANDI 2025, Hashim...
CHANDI 2025, Hashim Dorong Pemerintah Serius Berinvestasi Penguatan Budaya
Buka Konferensi Internasional...
Buka Konferensi Internasional CHANDI 2025, Fadli Zon: Budaya Alat Pemersatu
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Apa Itu Patung Baal...
Apa Itu Patung Baal yang Dibakar dalam Peringatan Revolusi Iran? Ada Simbol Bintang Daud di Jidatnya
Rekomendasi
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
28 Perguruan Tinggi...
28 Perguruan Tinggi Malaysia Buka Peluang Studi bagi Mahasiswa Indonesia
Berita Terkini
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved