Denny JA Sebut Kemandirian Energi adalah Sebuah Keharusan
Kamis, 10 Juli 2025 - 21:19 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga, stabilitas kebijakan jangka panjang. Industri energi memerlukan arah kebijakan yang konsisten, lintas masa pemerintahan. Industri energi memerlukan arah kebijakan yang konsisten, melintasi masa pemerintahan. “Setiap ganti rezim, ganti kebijakan—itulah yang menghancurkan fondasi energi Venezuela," ucapnya.
Denny JA menekankan pentingnya strategi komprehensif yang mencakup: percepatan eksplorasi blok migas baru, pemberian insentif fiskal untuk investor energi, penguatan riset teknologi eksplorasi migas dalam negeri, diversifikasi sumber energi, terutama ke panas bumi, surya, dan bioenergi, penyusunan roadmap energi nasional yang lintas pemerintahan, dan penguatan tata kelola dan transparansi dalam industri energi.
Kerja sama lintas sektor, termasuk antara pemerintah, BUMN, swasta, dan lembaga riset, disebut Denny sebagai syarat mutlak untuk memastikan keberlanjutan ketahanan energi nasional.
Menutup sambutannya, Denny menyelipkan guyonan khas yang mengundang senyum. “Dalam dunia Marvel, kita mengenal Fantastic Four. Itu empat tokoh yang menjaga keadilan. Di sini, kami punya delapan komisaris. Bolehlah kita menyebut diri sebagai Fantastic Eight.”
Dengan harapan kolektif, ia menyatakan optimisme terhadap masa depan PHE dan industri energi Indonesia. “Semoga, saat masa jabatan ini usai, kita tinggalkan Pertamina Hulu Energi dalam posisi yang lebih kuat produksi meningkat, kebijakan lebih kokoh, dan kita semua bisa meninggalkan jabatan ini dengan kepala lebih tegak," ucapnya.
Denny JA menekankan pentingnya strategi komprehensif yang mencakup: percepatan eksplorasi blok migas baru, pemberian insentif fiskal untuk investor energi, penguatan riset teknologi eksplorasi migas dalam negeri, diversifikasi sumber energi, terutama ke panas bumi, surya, dan bioenergi, penyusunan roadmap energi nasional yang lintas pemerintahan, dan penguatan tata kelola dan transparansi dalam industri energi.
Kerja sama lintas sektor, termasuk antara pemerintah, BUMN, swasta, dan lembaga riset, disebut Denny sebagai syarat mutlak untuk memastikan keberlanjutan ketahanan energi nasional.
Menutup sambutannya, Denny menyelipkan guyonan khas yang mengundang senyum. “Dalam dunia Marvel, kita mengenal Fantastic Four. Itu empat tokoh yang menjaga keadilan. Di sini, kami punya delapan komisaris. Bolehlah kita menyebut diri sebagai Fantastic Eight.”
Dengan harapan kolektif, ia menyatakan optimisme terhadap masa depan PHE dan industri energi Indonesia. “Semoga, saat masa jabatan ini usai, kita tinggalkan Pertamina Hulu Energi dalam posisi yang lebih kuat produksi meningkat, kebijakan lebih kokoh, dan kita semua bisa meninggalkan jabatan ini dengan kepala lebih tegak," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :