Bisnis yang Melampaui Pencapaian Profit

Sabtu, 05 Juli 2025 - 06:58 WIB
loading...
Bisnis yang Melampaui...
Frangky Selamat, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara. Foto/Dok.SindoNews
A A A
Frangky Selamat
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara

SEJATINYA manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan satu sama lain. Karena itu manusia berproses untuk saling bertukar apa yang menjadi kebutuhan, keinginan dengan sesamanya dan menciptakan solusi bersama. Terjadilah transaksi.

Dalam perkembangan, awalnya adalah barter, hingga tercipta uang sebagai alat tukar yang lebih praktis dan dapat menyimpan nilai. Sekarang dikenal sebagai aktivitas ekonomi dan bisnis.

Semua pihak yang terlibat diuntungkan. Berdampak positif. Walau sikap oportunis manusia yang kerap kali mendominasi, aksi-aksi yang hanya menguntungkan diri sendiri membuat bisnis tak lagi menyenangkan semua pihak. Ada yang meraup keuntungan besar di atas “kekalahan” pihak yang ditekan.

Bisnis pada awalnya membawa kemakmuran dan kesejahteraan bagi semua pihak yang terlibat. Dalam perkembangannya, kenyataan telah menjauh dari fungsi yang hakiki. Eksploitasi satu pihak yang kuat kepada pihak yang lemah menjadi kewajaran. Kondisi sama-sama untung berangsur menjauh.

Dalam pandangannya, Sisodia (2009) menggambarkan dunia yang telah dan sedang berubah. Pertama, manusia telah berevolusi secara bertahap menuju tingkat kesadaran yang lebih tinggi, tetapi perusahaan tidak dapat mengimbanginya. Sebagai spesies, manusia tidak berhenti berevolusi tetapi fokusnya menjadi lebih internal daripada fisik.

Sejumlah faktor telah berkontribusi terhadap peningkatan kesadaran ini. Salah satunya adalah populasi yang menua. Nilai-nilai paruh baya kini mendominasi banyak masyarakattermasuk perhatian yang lebih besar terhadap makna hidup, fokus pada memberi kembali, menurunnya materialisme, perhatian terhadap warisan, dan minat yang lebih besar pada tema-tema spiritual.

Kedua adalah peningkatan pesat nilai-nilai feminin dalam masyarakat. Perempuan di seluruh dunia mendapatkan akses yang lebih besar atas pendidikan, pekerjaan, dan peluang layanan publik. Di dunia lama yang didominasi laki-laki, wanita yang naik ke puncak di negara-negara atau di perusahaan adalah mereka yang bisa lebih tangguh daripada laki-laki.

Wanita yang naik ke posisi kekuasaan saat ini jauh lebih nyaman dengan feminitas mereka sendiri, dan mengenali kebijaksanaan yang melekat dalam pendekatan mereka yang lebih lembut, lebih peduli, dan lebih memelihara terhadap kepemimpinan.

Faktor ketiga adalah penyebaran jaringan internet di seluruh dunia. Jaringan internet telah mengubah kehidupan miliaran orang dengan mendemokratisasi akses ke pengetahuan, sehingga saat ini orang dengan mudah memiliki akses ke lebih banyak sumber informasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
Rekomendasi
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Berita Terkini
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved