Bisnis yang Melampaui Pencapaian Profit

Sabtu, 05 Juli 2025 - 06:58 WIB
loading...
A A A
Jaringan internet juga telah memungkinkan ratusan juta orang untuk saling terhubung berdasarkan minat dan perhatian yang sama, mengawali era transparansi yang belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga tindakan pemerintah dan perusahaan jarang dapat terlindungi dari pengawasan publik.

Sisodia (2009) melanjutkan bahwa untuk merespons dunia yang telah berubah maka bisnis perlu untuk mempraktikkan apa yang disebut sebagai “Conscious Capitalism”, kapitalisme berkesadaran atau bisnis berkesadaran yang memiliki tiga elemen utama.

Pertama, perusahaan memiliki tujuan yang melampaui keuntungan. Profit bukanlah tujuan akhir melainkan sarana untuk mencapai tujuan yang lebih luas dan komprehensif yaitu memberikan dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan.

Kedua, perusahaan dikelola untuk kepentingan semua pemangku kepentingan dalam ekosistemnya, bukan hanya untuk pemegang saham. Bisnis konvensional selalu menekankan pentingnya untuk memaksimal nilai bagi pemegang saham. Kinerja perusahaan salah satunya diukur dari indikator itu.

Ketiga, perusahaan dipimpin oleh pemimpin “pelayan” yang berevolusi secara spiritual dan rendah hati. Pemimpin yang sesungguhnya adalah mereka yang punya “hati” untuk menularkan keberhasilan untuk semua pihak yang terlibat. Mendorong partisipasi semua personil untuk bekerja bersama demi kesejahteraan yang lebih luas.

Bisnis Berkesadaran dan CSR


Selanjutnya Sisodia (2009) menegaskan bahwa kapitalisme berkesadaran tidak sama dengan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsible/CSR). Perusahaan yang berfokus pada CSR sering kali terlibat dalam bisnis yang menciptakan dampak buruk yang signifikan terhadap masyarakat.

Perusahaan semacam itu sering kali memiliki departemen CSR yang berupaya meringankan sebagian dampak negatif. Mereka tidak memiliki tujuan yang lebih tinggi di luar keuntungan, dikelola terutama dari perspektif pemegang saham, dan dipimpin oleh kepala eksekutif yang berorientasi pada perintah dan kendali.

Bisnis yang berkesadaran, di sisi lain, dimulai dengan premis bahwa masyarakat adalah pemangku kepentingan yang penting, bahkan yang utama, dalam bisnis tersebut. Menjadi bertanggung jawab secara sosial merupakan hal mendasar bagi bisnis semacam itu.

Gagasan CSR merupakan langkah perantara yang terpuji namun pada akhirnya, orientasi sosial harus menjadi bagian dari DNA perusahaan.

Karakteristik Bisnis Berkesadaran


Secara ringkas Sisodia memberikan gambaran mengenai ciri bisnis yang berkesadaran. Pertama, mereka memiliki tujuan yang lebih tinggi daripada sekadar memaksimalkan keuntungan atau pengembalian pemegang saham. Tujuan yang dipikirkan dengan matang memberi energi pada perusahaan dan menanamkannya dengan semangat dan kreativitas.

Kedua, mereka dikelola untuk kepentingan semua pemangku kepentingan. Pemimpin perusahaan berusaha mengoptimalkan kesehatan ekosistem secara keseluruhan, dengan mengakui keterhubungan dan saling ketergantungan semua pemangku kepentingan.

Ketiga, selain sekadar mencapai keseimbangan penekanan yang lebih baik di antara para pemangku kepentingan, para pemimpin berusaha untuk bergabung dan menyelaraskan kepentingan mereka. Bisnis perlu dikonfigurasi ulang agar dapat menjadi “permainan” yang positif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Asal Usul Ide...
Ungkap Asal Usul Ide KDMP, Prabowo: Agar Rakyat Tak Terjerat Lintah Darat
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Amway Indonesia Perkuat...
Amway Indonesia Perkuat Komitmen Mendukung Keluarga Hidup Lebih Sehat dan Sejahtera
Rekomendasi
Sah! Nathalie Holscher...
Sah! Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli, Jawaban Doa Umrah
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved