Bongkar 172 Kasus Penyelundupan Narkotika: 683,8 Kilogram Narkoba Disita, 285 Orang Ditangkap
Senin, 23 Juni 2025 - 14:57 WIB
loading...
A
A
A
Marthinus mengatakan, ratusan kasus itu berhasil diungkap di sejumlah daerah, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi Selatan.
"Sementara itu jumlah tersangka yang berhasil ditangkap sebanyak 285 orang yang terdiri dari 256 laki-laki dan 29 perempuan atau sebanyak 10 persen dari total tersangka tertangkap yang mayoritas bersat berstatus sebagai ibu rumah tangga," katanya.
"Sedangkan total barang bukti narkotika yang berhasil disitang sebanyak 683,9 kilogram narkotika, yang terdiri dari sabu 308,6 kilogram, ganja 372,3 kilogram, 6.640 butir ekstasi atau setara 2,66 kilogram, THC 179,42 gram, hashish 104,04 gram, dan amfetamine 41,49 gram," tambah Marthinus.
Marthinus menyampaikan, Desk Pemberantasan Narkoba, Kementerian Koordinasi Politik dan Keamanan tidak akan berhenti pada pengungkapan jaringan sindikat dan hanya menangkap tersangka yang ada saat ini.
"Namun akan terus melakukan pengembangan informasi dan investigasi untuk menemukan dan mengungkap jaringan sindikat narkoba yang lebih besar, termasuk mengungkap seluruh aset dari hasil bisnis gelap narkoba," pungkasnya.
"Sementara itu jumlah tersangka yang berhasil ditangkap sebanyak 285 orang yang terdiri dari 256 laki-laki dan 29 perempuan atau sebanyak 10 persen dari total tersangka tertangkap yang mayoritas bersat berstatus sebagai ibu rumah tangga," katanya.
"Sedangkan total barang bukti narkotika yang berhasil disitang sebanyak 683,9 kilogram narkotika, yang terdiri dari sabu 308,6 kilogram, ganja 372,3 kilogram, 6.640 butir ekstasi atau setara 2,66 kilogram, THC 179,42 gram, hashish 104,04 gram, dan amfetamine 41,49 gram," tambah Marthinus.
Marthinus menyampaikan, Desk Pemberantasan Narkoba, Kementerian Koordinasi Politik dan Keamanan tidak akan berhenti pada pengungkapan jaringan sindikat dan hanya menangkap tersangka yang ada saat ini.
"Namun akan terus melakukan pengembangan informasi dan investigasi untuk menemukan dan mengungkap jaringan sindikat narkoba yang lebih besar, termasuk mengungkap seluruh aset dari hasil bisnis gelap narkoba," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :