Cegah Klaster Pilkada, DPR Minta Calon Patuhi Protokol Covid-19
Selasa, 08 September 2020 - 16:48 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi II DPR Arwani Thomafi. Foto/SINDOnews/Abdul Rochim
A
A
A
JAKARTA - Tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 baru saja selesai pada proses pendaftaran pasangan calon yang dilaksanakan 4-6 September 2020.
Namun dalam proses pendaftaran dan juga persiapan rangkaian Pilkada Serentak 2020, mulai muncul kekhawatiran terkait potensi pilkada sebagai klaster baru penularan Covid-19 .
Di Boyolali, Jawa Tengah, misalnya, sebanyak 69 petugas Bawaslu setempat terkonfirmasi positif Covid-19. Bahkan beberapa bakal pasangan calon (paslon) di sejumlah daerah pun dilaporkan terpapar Covid-19.
Wakil Ketua Komisi II DPR Arwani Thomafi mengatakan, pasangan bakal calon dan juga partai politik (parpol) pendukung harus betul-betul bisa memahami pentingnya penerapan protokol Covid-19 dalam setiap tahapan pilkada.
"Pilkada ini bisa dilaksanakan, prasyaratnya itu ya semuanya harus mematuhi protokol. Kita mintalah kepada bakal calon dan parpol tertib. Saat pendaftaran enggak usah bawa rombongan yang berlebihan. Kemarin di Rembang bagus, deklarasi dilaksanakan secara virtual," katanya, Senin 7 September 2020.(Baca juga: Tegur 53 Petahana Pelanggar Protokol Kesehatan, Mendagri: Ada Implikasinya )
Namun dalam proses pendaftaran dan juga persiapan rangkaian Pilkada Serentak 2020, mulai muncul kekhawatiran terkait potensi pilkada sebagai klaster baru penularan Covid-19 .
Di Boyolali, Jawa Tengah, misalnya, sebanyak 69 petugas Bawaslu setempat terkonfirmasi positif Covid-19. Bahkan beberapa bakal pasangan calon (paslon) di sejumlah daerah pun dilaporkan terpapar Covid-19.
Wakil Ketua Komisi II DPR Arwani Thomafi mengatakan, pasangan bakal calon dan juga partai politik (parpol) pendukung harus betul-betul bisa memahami pentingnya penerapan protokol Covid-19 dalam setiap tahapan pilkada.
"Pilkada ini bisa dilaksanakan, prasyaratnya itu ya semuanya harus mematuhi protokol. Kita mintalah kepada bakal calon dan parpol tertib. Saat pendaftaran enggak usah bawa rombongan yang berlebihan. Kemarin di Rembang bagus, deklarasi dilaksanakan secara virtual," katanya, Senin 7 September 2020.(Baca juga: Tegur 53 Petahana Pelanggar Protokol Kesehatan, Mendagri: Ada Implikasinya )
Lihat Juga :