Pemimpin yang Tidak Asal Buat Perubahan

Rabu, 11 Juni 2025 - 13:42 WIB
loading...
Pemimpin yang Tidak...
Frangky Selamat, Dosen Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Tarumanagara
A A A
Frangky Selamat
Dosen Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Tarumanagara

MENGGANTI kebijakan, mengubah peraturan, adalah hal yang lumrah terjadi ketika pemimpin baru hadir menggantikan yang lama. Ada anggapan bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang membuat perubahan bukan sekadar melanjutkan, memelihara status quo atau menonton perubahan.

Pemimpin baru pun terdorong melakukan perubahan. Ketika perubahan terjadi, para pengikut di bawahnya kerap dibuat repot dengan rentetan kebijakan yang berganti rupa seolah ingin meninggalkan jejak warisan di periode kepemimpinannya. Namun demikian, apakah ini yang disebut pemimpin?

Menurut Daft (2018) kepemimpinan adalah kemampuan untuk memengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan. Terdapat tiga aspek yang terlibat yaitu orang, pengaruh dan tujuan. Kepemimpinan terjadi di antara orang yang melibatkan penggunaan pengaruh dan digunakan untuk mencapai tujuan.

Daft menekankan bahwa kepemimpinan adalah aktivitas orang, berbeda dengan aktivitas administrasi atau pemecahan masalah.

Akademisi dan konsultan kepemimpinan Barry Posner seperti dikutip Schermerhorn dan Bachrach (2015) menegaskan bahwa momen masa kini adalah domain manajer, sementara masa depan adalah domain pemimpin.

Singkatnya pemimpin membawa organisasi, dengan orang-orang di dalamnya, menuju masa depan, yang pasti penuh dengan ketidakpastian dan memaksa organisasi untuk adaptif jika ingin tetap berkembang. Perubahan tidak dapat dihindari kecuali ingin “musnah” ditelan zaman.

Menerapkan Perubahan


Perubahan adalah keniscayaan. Pemimpin menjadi dirigen untuk mengorkestrasi personil untuk berubah. Namun tidak mudah untuk menggerakkan organisasi untuk berubah.

Ford dan Ford (1994) menggunakan model logika untuk memberikan pemahaman yang berbeda tentang proses perubahan. Mereka berpendapat bahwa pemahaman mengenai perubahan organisasi akan bervariasi tergantung pada logika yang digunakan.

Pertama, logika yang menekankan konflik atau pertikaian sebagai dasar perubahan. Konflik antara kekuatan yang mendukung dan yang menentang perubahan adalah dua tindakan yang saling bertentangan hingga salah satunya mendominasi dan menghasilkan sintesis yang berbeda tetapi mengandung unsur-unsur kekuatan yang mendukung dan menentang perubahan.

Model ini mengasumsikan bahwa ketidakpuasan dengan status quo diperlukan sebelum perubahan dapat terjadi. Kepuasan dan kenyamanan terhadap situasi terkini membuat organisasi enggan berubah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
Anies Bicara soal Pemimpin:...
Anies Bicara soal Pemimpin: Begitu Kepentingan Pribadi Masuk, Kepercayaan Turun
Jabat Ketum DPP Pemuda...
Jabat Ketum DPP Pemuda Lira, Sultoni: Dukung Kebijakan Prorakyat, tapi Tetap Kritis
Kebijakan Berdasarkan...
Kebijakan Berdasarkan Kebutuhan (Siapa)?
Kebijakan Jangan Menimbulkan...
Kebijakan Jangan Menimbulkan Kegaduhan
Kebijakan Tidak Tepat...
Kebijakan Tidak Tepat Implementasi
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Sektor Migas Bebas Aturan...
Sektor Migas Bebas Aturan DHE dan Ekspor Satu Pintu, Ini Penjelasannya
DADA Ungkap Strategi...
DADA Ungkap Strategi Bisnis Properti di Program Mini MBA Real Estate CSEL UI
Rekomendasi
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Keistimewaan Hari Jumat,...
Keistimewaan Hari Jumat, Yaumul Maiz Saat Allah Menampakan Diri di Surga
Berita Terkini
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved