Jabat Ketum DPP Pemuda Lira, Sultoni: Dukung Kebijakan Prorakyat, tapi Tetap Kritis

Kamis, 30 April 2026 - 17:48 WIB
loading...
Jabat Ketum DPP Pemuda...
Sultoni resmi menjabat Ketua Umum DPP Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) periode 2026-2031. Pengukuhan dilakukan langsung Presiden LIRA Andi Syafrani di Gedung KNPI, Rawamangun, Jakarta Timur. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Sultoni resmi menjabat Ketua Umum DPP Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) periode 2026-2031. Pengukuhan dilakukan langsung Presiden LIRA Andi Syafrani di Gedung KNPI, Rawamangun, Jakarta Timur.

‎Selain Sultoni, turut dikukuhkan Sekretaris Jenderal Rio Susanto, Bendahara Umum Idris Rifandi, serta jajaran pengurus lainnya. Prosesi ini menandai dimulainya konsolidasi organisasi pemuda LIRA di tingkat nasional.

Baca juga: Pengurus Baru Resmi Dilantik, LIRA Komitmen Menjadi Jembatan Rakyat dan Pemerintah

‎Presiden LIRA Andi Syafrani mengatakan, pengukuhan ini menjadi momentum awal memperkuat konsolidasi internal organisasi. Dia menargetkan pembentukan dan penguatan kepengurusan di seluruh wilayah dalam waktu dekat.

‎"Setelah pengukuhan ini, kami berharap Pemuda LIRA di semua wilayah segera terkonsolidasi. Beberapa daerah sudah terbentuk dan selanjutnya akan kami kembangkan ke wilayah lain," ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Pemuda LIRA sebagai sayap organisasi memiliki peran strategis dalam mencetak kader-kader unggul yang siap menjadi pemimpin masa depan. Regenerasi kepemimpinan menjadi kunci keberlanjutan organisasi.

Andi menekankan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan nasional. Dia berharap Pemuda LIRA dapat menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus menjaga keseimbangan melalui fungsi kontrol sosial.

‎"Generasi muda adalah penentu masa depan bangsa. Kami ingin Pemuda LIRA bisa bersinergi dengan pemerintah, swasta, dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun kedaulatan negara yang lebih kuat," katanya.

Sultoni mengatakan, kepengurusan baru difokuskan pada penguatan struktur organisasi hingga ke daerah. Saat ini, jaringan Pemuda LIRA baru terbentuk di sekitar 20 provinsi dan 20 kabupaten/kota.

‎"Ke depan, kita akan mengaktifkan kembali DPW-DPW dan mencari calon pengurus baru di berbagai daerah. Targetnya, struktur ini bisa terisi secara merata di seluruh Indonesia," ucapnya.

Pemuda LIRA akan didorong bersinergi dengan organisasi induk hingga ke level akar rumput mengikuti struktur LIRA yang telah terbentuk sampai tingkat kelurahan. Selain itu, organisasi juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

‎"Kita ingin pemuda memiliki gagasan yang bisa diberikan kepada pemerintah. Prinsipnya, pemuda harus mendukung program pemerintah yang prorakyat, tetapi juga tetap kritis dan berani mengingatkan jika ada kebijakan melenceng," ujarnya.

‎Menurut Sultoni, sejumlah kader Pemuda LIRA telah terlibat dalam dunia politik, termasuk menjadi anggota DPRD. Hal ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi kader lain untuk berkiprah lebih luas di pemerintahan.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja menginginkan agar DPP Pemuda LIRA bisa ikut menjadi mitra strategis Bawaslu menjaga demokrasi yang sehat di Indonesia. "Saya minta DPP Pemuda LIRA menjadi sahabat Bawaslu untuk mengawal demokrasi, proses Pemilu yang baik di Indonesia," ucapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendorong Kebijakan...
Mendorong Kebijakan Energi Berkelanjutan Demi Lingkungan dan Kesejahteraan
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Rekomendasi
AS dan Portugal Tersingkir,...
AS dan Portugal Tersingkir, Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026 Ambruk
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
Berita Terkini
Polisi Temukan Uang...
Polisi Temukan Uang Fantastis Dolar AS dan Singapura dalam Brankas Saat Geledah Kafe di Cipete
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan Anggota TNI, Ada Apa?
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Indonesia-India Kerja...
Indonesia-India Kerja Sama Program Rudal Canggih BrahMos dan Udara ke Udara
Geledah Kafe deClan,...
Geledah Kafe de'Clan, Polri Temukan Brankas Besar di dalam Tembok
Kala Prabowo Dipuji...
Kala Prabowo Dipuji Modi, Seorang Presiden juga Prajurit yang Paham Perencanaan
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved