Pendidikan Moderasi Beragama: Wajib Sejak Usia SD
Senin, 02 Juni 2025 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Anak-anak tidak bisa memahami toleransi dari teks hafalan. Mereka harus merasakannya dalam aktivitas harian, dalam pengalaman sosial di kelas, dan dalam teladan dari para guru mereka.
Sistem Pendidikan yang Tidak Netral
Guru adalah agen nilai. Tapi terlalu banyak guru yang tidak paham prinsip moderasi, bahkan menyisipkan ujaran-ujaran negatif dalam kelas. Kepala sekolah sibuk dengan akreditasi dan nilai ujian nasional, bukan pengawasan nilai-nilai kemanusiaan.
Diperlukan intervensi negara. Saya menuntut:
- Pelatihan moderasi beragama wajib bagi semua guru agama dan PPKn di Indonesia.
- Rekrutmen guru harus memasukkan indikator kecakapan sosial dan multikulturalisme.
- Dana BOS digunakan sebagian untuk program inklusi dan dialog antaragama di sekolah dasar.
- Evaluasi sekolah tidak hanya berdasarkan nilai akademik, tetapi juga skor toleransi sosial.
Orang Tua dan Lingkungan Adalah Ruang Belajar Pertama
Tidak semua beban diletakkan di pundak sekolah. Orang tua juga harus belajar mendidik anaknya dengan nilai toleransi. Maka program parenting berbasis moderasi harus digencarkan. Pemerintah daerah dapat menggandeng rumah ibadah, komunitas RT/RW, dan PKK untuk menyelenggarakan penyuluhan tentang keberagaman.
Sistem Pendidikan yang Tidak Netral
Guru adalah agen nilai. Tapi terlalu banyak guru yang tidak paham prinsip moderasi, bahkan menyisipkan ujaran-ujaran negatif dalam kelas. Kepala sekolah sibuk dengan akreditasi dan nilai ujian nasional, bukan pengawasan nilai-nilai kemanusiaan.
Diperlukan intervensi negara. Saya menuntut:
- Pelatihan moderasi beragama wajib bagi semua guru agama dan PPKn di Indonesia.
- Rekrutmen guru harus memasukkan indikator kecakapan sosial dan multikulturalisme.
- Dana BOS digunakan sebagian untuk program inklusi dan dialog antaragama di sekolah dasar.
- Evaluasi sekolah tidak hanya berdasarkan nilai akademik, tetapi juga skor toleransi sosial.
Orang Tua dan Lingkungan Adalah Ruang Belajar Pertama
Tidak semua beban diletakkan di pundak sekolah. Orang tua juga harus belajar mendidik anaknya dengan nilai toleransi. Maka program parenting berbasis moderasi harus digencarkan. Pemerintah daerah dapat menggandeng rumah ibadah, komunitas RT/RW, dan PKK untuk menyelenggarakan penyuluhan tentang keberagaman.
Lihat Juga :