Kiamat Pemahaman Identik dengan Centrang Biru?

Selasa, 05 Mei 2026 - 13:11 WIB
loading...
Kiamat Pemahaman Identik...
Artono, Mahasiswa Program Doktoral Manajemen Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan Bogor. Foto/Dok. SindoNews
A A A
Artono
Mahasiswa Program Doktoral Manajemen Pendidikan
Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan Bogor

DUNIA pendidikan kita hari ini sedang berada dalam paradoks yang ganjil. Di satu sisi, teknologi digital menjanjikan efisiensi dan kecepan yang luar biasa. Papan tulis kayu (white board) telah berganti menjadi Google Classroom, dan pengumpulan tugas kini hanya berjarak satu ketukan dari jari-jari via WhatsApp.

Namun, di balik kecepatan yang diagung-agungkan itu, sebuah ancaman sunyi dan senyap sedang mengintai, yaitu runtuhnya kedalaman pemahaman murid. Kita sedang menyaksikan lahirnya budaya "asal kumpul", tidak lewat dateline dimana substansi ilmu seringkali dikorbankan demi mengejar notifikasi centrang biru dua kali.

Dahulu, mengerjakan tugas adalah sebuah ritual intelektual. Ada proses membaca buku di perpustakaan, merangkum dengan tangan, dan mengetik sehingga bergulat dengan logika kalimat. Kini, ritual itu telah tereduksi menjadi proses teknis copy-paste atau, yang lebih canggih, meminjam otak buatan melalui Generative AI.

Fenomena ini bukan sekadar kekhawatiran tanpa dasar. Berdasarkan survei Digital Education Council 2024, sebanyak 86% murid/mahasiswa global menyatakan telah menggunakan AI untuk keperluan studi. Higher Education Policy Institute (HEPI) UK (2025), survei terhadap 1.041 mahasiswa di Inggris menunjukkan melaporkan bahwa 92% mahasiswa telah menggunakan AI, dan 88% memanfaatkannya dalam tugas akademik.

Kecepatan yang Menipu
Masalah nyata yang dihadapi bukan lagi soal akses informasi, melainkan integritas proses belajar. Dengan bantuan AI, seorang murid bisa menghasilkan esai sejarah sepanjang tiga halaman tanpa benar-benar membaca satu pun bab di buku paketnya.

Bagi mereka, tujuan utama sekolah bukan lagi untuk paham, melainkan untuk selesai. Indikator keberhasilan pendidikan secara perlahan bergeser dari "apa yang masuk ke kepala" menjadi "apa yang masuk ke server guru".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Sambut Harlah ke-28,...
Sambut Harlah ke-28, PKB Fasilitasi Beasiswa Jejak Nusantara untuk Siswa Arus Kualan
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Akses Pelatihan AI dan Coding untuk Guru melalui Ruang GTK
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
Kisah Arga, Mahasiswa...
Kisah Arga, Mahasiswa Penerima KIP Kuliah yang Raih Penghargaan Berkat Temuan Celah Claude AI
Rekomendasi
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Berita Terkini
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Begini Suasana Terkini di Gedung Kejagung
Boyamin Saiman Dukung...
Boyamin Saiman Dukung Kasus Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Diambil Kejagung: Tak Ada Lagi Kesan Saling Buka Borok
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved