Diskusi PPPI dan FSI: Tenaga Kerja China Jadi Tantangan Hubungan Indonesia-RRC

Selasa, 06 Mei 2025 - 20:29 WIB
loading...
Diskusi PPPI dan FSI:...
Ketua FSI yang juga Dosen Magister Ilmu Komunikasi UPH Johanes Herlijanto menyampaikan presentasi dalam seminar bertajuk Tenaga Kerja Asing dan Hubungan Indonesia China yang diselenggarkan PPPI dan FSI di Jakarta, Senin (5/5/2025). Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Kehadiran Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China masih menjadi isu atau tantangan yang perlu diperhatikan dalam hubungan antara Indonesia dan Republik Rakyat China (RRC). Pada tahun ini hubungan Indonesia-RRC telah mencapai rentang waktu 75 tahun.

Pandangan ini menjadi salah satu hal yang mengemuka dan dibahas dalam seminar bertajuk “Tenaga Kerja Asing dan Hubungan Indonesia-China” yang diselenggarkan Paramadina Public Policy Institute (PPPI) bersama Forum Sinologi Indonesia (FSI) di Jakarta, Senin, 5 Mei 2025.

Selain para pengamat, ada juga pemerhati hubungan internasional Ahmad Khoirul Umam, ekonom Universitas Paramadina Muhammad Iksan, dan pemerhati Tiongkok Universitas Pelita Harapan (UPH) Johanes Herlijanto.

Baca juga: Hingga 2026, KCIC Masih Pakai Tenaga Kerja dari China

Kemudian, seminar dihadiri Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Anggiat Napitupulu dan Sub Koordinator Uji Kelayakan dan Pengesahan RPTKA Sektor Industri Kementerian Ketenagakerjaan Ali Chaidar Zamani.

Managing Director of Paramadina Public Policy Institute (PPPI) Ahmad Khoirul Umam mengatakan, topik mengenai TKA asal RRC bukan saja menjadi perhatian bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga di negara-negara Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin. Dia juga menyoroti kecenderungan meningkatnya angka dan persentasi TKA asal China dibandingkan TKA asing lainnya.

Bagi Umam yang juga Dosen Program Studi Magister Ilmu Hubungan Internasional Universitas Paramadina, isu ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat Indonesia.

Ketua FSI yang juga Dosen Magister Ilmu Komunikasi UPH Johanes Herlijanto menilai isu TKA China sangat relevan bagi studi mengenai China dan hubungan Indonesia-RRC karena isu ini dapat dipahami dalam kerangka migran baru asal RRC.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Segera Buka...
Indonesia Segera Buka KBRI di Belarus, Lukashenko Apresiasi Prabowo
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
Rekomendasi
Digugat Rp1 Miliar oleh...
Digugat Rp1 Miliar oleh Keluarga Keisya Levronka, Untar Buka Suara
Pemprov DKI Telusuri...
Pemprov DKI Telusuri Lahan Warga Pinggir Rel Pejompongan yang Terancam Digusur, Pramono: Saya Ingin Memanusiakan Orang
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Berita Terkini
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Uang Ratusan Juta Disita...
Uang Ratusan Juta Disita KPK dari OTT Bupati Langkat Syah Afandin
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved