Komnas HAM: 7 September Tepat Dijadikan Hari Perlindungan Pembela HAM Indonesia
Senin, 07 September 2020 - 09:38 WIB
loading...
A
A
A
(Baca: Eks Jaksa Agung Sebut Penyelesaian Kasus HAM Ada di Tangan Pemerintah)
Pria kelahiran Malang itu menjelaskan para pembela HAM (human rights defenders) tidak hanya dipahami sebagai aktivis HAM yang berada di depan melawan kekerasan. Namun, juga para inisiator di kampung, desa, dan hutan yang memperkuat ekonomi, merawat hutan, dan menyelamatkan binatang.
Bahkan, guru-guru di berbagai pelosok yang melawan buat huruf dan akses pendidikan juga aktivis HAM. Peran Munir dalam kampanye perlindungan HAM sangat besar. Menurut Anam, 7 September sudah selayaknya dijadikan Hari Perlindungan Para Pembela HAM Indonesia.
“Bukan hanya untuk mengenang Cak Munir. Namun, lebih jauh adalah merawat semangat dan ide perlindungan pembela HAM Indonesia itu sendiri agar keadilan dan kesejahteraan berbasis HAM terwujud di Indonesia,” pungkasnya.
Pria kelahiran Malang itu menjelaskan para pembela HAM (human rights defenders) tidak hanya dipahami sebagai aktivis HAM yang berada di depan melawan kekerasan. Namun, juga para inisiator di kampung, desa, dan hutan yang memperkuat ekonomi, merawat hutan, dan menyelamatkan binatang.
Bahkan, guru-guru di berbagai pelosok yang melawan buat huruf dan akses pendidikan juga aktivis HAM. Peran Munir dalam kampanye perlindungan HAM sangat besar. Menurut Anam, 7 September sudah selayaknya dijadikan Hari Perlindungan Para Pembela HAM Indonesia.
“Bukan hanya untuk mengenang Cak Munir. Namun, lebih jauh adalah merawat semangat dan ide perlindungan pembela HAM Indonesia itu sendiri agar keadilan dan kesejahteraan berbasis HAM terwujud di Indonesia,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :