Kebijakan Berbasis Data dan Informasi Cenderung Konvensional?

Senin, 14 April 2025 - 11:16 WIB
loading...
A A A
Mungkin perlu diingatkan kembali bahwa perumusan kebijakan yang tepat sesungguhnya sangat tergantung dari kualitas data dan informasi yang digunakan. Kualitas data dan informasi yang digunakan selalu memiliki implikasi yang penting dalam pengambilan data. Terdapat pandangan bahwa kualitas data dan informasi ketika dinilai oleh pembuat keputusan yang menggunakannya, belum tentu dianggap sebagai bagian intrinsik, tetapi cenderung subyektif dan tergantung pada konteks. Artinya, dalam penyediaan proses metadata terdapat mekanisme yang mempengaruhi penilaian pengguna akhir yaitu tergantung bagaimana data dan informasi diperoleh, diproses, disimpan, dan disampaikan.

Sebagai Pilihan
Fenomena baru melalui pemanfaatan media (mungkin) akan menjadi salah satu pilihan atau terobosan atau jalan pintas proses birokrasi yang selama ini panjang dan berbelit-belit dalam membuat kebijakan atau mengambil keputusan. Jalan pintas karena mengedepankan prinsip efektif dan efisien. Efektif karena dapat menghemat waktu pembahasan yang terkadang lama karena kesengajaan pihak-pihak tertentu. Efisien yaitu apabila fenomena ini dipilih sebagai mekanisme baru dan disahkan dan disetujui, tentu saja dapat menghemat anggaran pembahasan kebijakan atau peraturan seperti selama ini terjadi.

Juga hal ini ditengarai dapat menjadi pengganti salah satu langkah dalam perumusan kebijakan atau pengambilan keputusan yaitu “uji-coba publik”. Yang menarik, sekarang ini lahir kebijakan tanpa adanya proses terbuka untuk mendapatkan masukan dari masyarakat. Tidak mengherankan kelahiran kebijakan yang sifatnya “prematur” diikuti pro-kontra yang berkepanjangan. Apabila suara pro lebih besar maka kebijakan tersebut dianggap layak dan realistic. Tetapi sebaliknya apabila banyak tanggapan negatif maka segera diubah untuk penyesuaian. Sehingga kesan yang muncul adalah bahwa penentu kebijakan adalah suara netizen berbasis viral, dan bukan data dan informasi yang akurat lagi.

Mungkin perlu disadari bahwa kebijakan, secara hakekat, dimaksudkan untuk kepentingan publik dan bukan kepentingan perorangan atau kelompok elite tertentu. Kepentingan publik dimaknai bahwa sebuah kebijakan memberikan manfaat dan "kebahagiaan" bagi para target kebijakan yang memiliki karakteristik khusus dalam hal konteks, konten dan konfigurasi.

Juga perlu disadari bahwa kebijakan menjadi payung hukum yang ditujukan untuk mengatasi isu atau masalah yang muncul. Adanya kebijakan pastinya didasarkan atas niat yang baik yaitu dapat menghindari kemungkinan timbulnya dampak yang semakin buruk dari waktu ke waktu. Bukan tidak mungkin karena tidak mengoptimalkan keberadaan data dan informasi yang ada, kebijakan akan bersifat elitisme. Artinya kebijakan mencerminkan keinginan para elite.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendorong Kebijakan...
Mendorong Kebijakan Energi Berkelanjutan Demi Lingkungan dan Kesejahteraan
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
Jabat Ketum DPP Pemuda...
Jabat Ketum DPP Pemuda Lira, Sultoni: Dukung Kebijakan Prorakyat, tapi Tetap Kritis
Kebijakan Berdasarkan...
Kebijakan Berdasarkan Kebutuhan (Siapa)?
JK Sampaikan Rekomendasi...
JK Sampaikan Rekomendasi Aktivis hingga Akademisi Terkait Kebijakan Pemerintah ke Prabowo
BSKDN Kemendagri Terapkan...
BSKDN Kemendagri Terapkan Rasch Model untuk Memperkuat Kualitas Kebijakan
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Rekomendasi
Legenda Liverpool Kevin...
Legenda Liverpool Kevin Keegan Meninggal Dunia di Usia 75 tahun
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Berita Terkini
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved