ACT: Zakat Efektif Bantu Kondisi Pangan Masyarakat Terdampak Covid-19
Minggu, 03 Mei 2020 - 14:04 WIB
loading...
Layanan Humanity Care Line yang dilakukan Aksi Cepat Tanggap(ACT). Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Di tengah meluasnya dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19, perolehan zakat dinilai sangat potensial dan efektif untuk membantu kondisi pangan masyarakat terdampak. Hal ini diungkapkan Direktur Komunikasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lukman Azis Kurniawan.
"Sebenarnya kalau dilakukan secara serius zakat ini sangat luar biasa perolehannya karena memang diwajibkan bagi semua jiwa yang bernyawa itu untuk berzakat. Terutama zakat fitrah itu wajib," kata Lukman saat dihubungi via telepon, Minggu (3/5/2020).
Lukman juga mengatakan bahwa zakat fitrah itu adalah cermin bahwa agama Islam sangat mementingkan kepentingan pangan. Apalagi dalam kondisi seperti ini, wabah Covid-19 ini bukan hanya berdampak kepada masalah kesehatan, tapi jauh lebih besar dari itu adalah masalah krisis pangan. "Potensi terjadinya kelaparan itu sangat tinggi akibat dari upaya kita untuk melakukan pencegahan penyebarannya," katanya.
Karena itu, kata Lukman, ACT saat ini fokus untuk membantu masyarakat terdampak dengan penguatan pangan melalui program Humanity Care Line. "Kita fokus kepada penguatan di pangan. Makanya kita ada Humanity Care Line."
Humanity Care Line, jelas Lukman, adalah salah satu program untuk mendistribusikan bantuan pangan kepada masyarakat yang terdampak. Tetapi, tanpa harus ada kerumunan di dalamnya. "Jadi kita upayakan untuk mengantarkan langsung door to door ke rumah dari tiap para anggota masyarakat yang terdampak," jelasnya.
"Sebenarnya kalau dilakukan secara serius zakat ini sangat luar biasa perolehannya karena memang diwajibkan bagi semua jiwa yang bernyawa itu untuk berzakat. Terutama zakat fitrah itu wajib," kata Lukman saat dihubungi via telepon, Minggu (3/5/2020).
Lukman juga mengatakan bahwa zakat fitrah itu adalah cermin bahwa agama Islam sangat mementingkan kepentingan pangan. Apalagi dalam kondisi seperti ini, wabah Covid-19 ini bukan hanya berdampak kepada masalah kesehatan, tapi jauh lebih besar dari itu adalah masalah krisis pangan. "Potensi terjadinya kelaparan itu sangat tinggi akibat dari upaya kita untuk melakukan pencegahan penyebarannya," katanya.
Karena itu, kata Lukman, ACT saat ini fokus untuk membantu masyarakat terdampak dengan penguatan pangan melalui program Humanity Care Line. "Kita fokus kepada penguatan di pangan. Makanya kita ada Humanity Care Line."
Humanity Care Line, jelas Lukman, adalah salah satu program untuk mendistribusikan bantuan pangan kepada masyarakat yang terdampak. Tetapi, tanpa harus ada kerumunan di dalamnya. "Jadi kita upayakan untuk mengantarkan langsung door to door ke rumah dari tiap para anggota masyarakat yang terdampak," jelasnya.
Lihat Juga :