ACT: Zakat Efektif Bantu Kondisi Pangan Masyarakat Terdampak Covid-19

Minggu, 03 Mei 2020 - 14:04 WIB
loading...
A A A
Beras yang disalurkan kepada masyarakat saat ini, kata Lukman, adalah beras yang berasal dari zakat fitrah masyarakat. "Nah beras ini sendiri yang digunakan, mulai Ramadhan ini mulai mempergunakan beras-beras yang berasal dari zakat fitrah. Pengumpulan dari masyarakat itu kita manfaatkan juga didistribusikan kepada mereka-mereka saat ini mengalami kekurangan bahan pangan. Jadi yang membantu luar biasa juga dari masyarakat untuk berbagi dengan mereka-mereka yang tidak mampu. Termasuk dengan program zakat di ACT," katanya.

Program zakat di ACT, kata Lukman, bisa dibayarkan masyarakat secara online yakni sebesar Rp40 ribu. "Jadi tidak harus ke masjid atau ke tempat-tempat panitia zakat yang harus bertatap muka. Tapi bisa langsung dengan gadget kita, dengan handphone kita memberikan zakatnya langsung transfer dan kita salurkan berupa beras. Jadi satu keluarga penerima manfaat akan mendapatkan 5 kg beras."

Hingga saat ini, kata Lukman, ribuan paket beras sudah terdistribusikan selama masa pandemi Covid-19 ini. "Yang jelas sudah ribuan yang telah terdistribusi. Rata-rata per hari kita distribusikan 3.000 sampai 3.500 karung beras. Jadi ada 3.000 yang terdistribusikan per harinya. Dan ini sudah lebih dari satu minggu, sudah hampir dua minggu kita lakukan program ini dan sudah puluhan ribu yang sudah kita distribusikan."

Masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan melalui Humanity Care Line ACT bisa menghubungi hotline ke nomor 0800-1165-228 gratis atau bebas pulsa. "Nomor hotline kita bebas pulsa 24 jam ditelepon. Bisa untuk minta bantuan beras atau bantuan pangan untuk mereka-mereka yang terdampak Covid ini. Dan Alhamdulillah langsung sampai di rumahnya dalam waktu kurang dari 1x24 jam," jelas Lukman.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baznas RI dan Kemendes...
Baznas RI dan Kemendes PDT Integrasikan Program Zakat untuk Kesejahteraan Desa
Kemenag Kawal Penyaluran...
Kemenag Kawal Penyaluran Rp473 Miliar Dana Zakat selama Ramadan
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Berita Terkini
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved