Empat dari 13 Suspect Dicurigai Positif Corona

Jum'at, 06 Maret 2020 - 16:08 WIB
Empat dari 13 Suspect...
Empat dari 13 Suspect Dicurigai Positif Corona
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan ada empat suspect yang dicurigai positif virus corona. Seperti diketahui saat ini terdapat 13 suspect yang ada di Indoneisa. (Baca juga: Pemerintah: Ada 13 Suspect Corona di Indonesia Saat Ini)

Yuri mengatakan suspect ini merupakan hasil dari pelacakan kontak dekat dengan kasus nomor 1. Pemerintah sudah melakukan pelacakan ditemukan 25 orang tapi tidak seluruhnya kontak dekat. (Baca juga: Dua ABK di Jepang Kembali Dinyatakan Sembuh dan Besok Pulang ke Indonesia)

“Namun yang betul-betul yang kontak dekat sudah kami lakukan pemeriksaan. Saat ini sedang kita observasi di rumah sakit untuk empat orang yang kita duga kuat ini suspect positif,” katanya di Kantor Presiden, Jumat (6/3/2020). (Baca juga: DPR Kritik Minimnya Sosialisasi Pencegahan Corona kepada Masyarakat)

Dia mengatakan spesimen miliki empat suspect ini masih diperiksa dilaboratorium. Dimana hasilnya diharapkan sore ini sudah keluar. “Sementara empat orang yang kontak dekat dan kemudian saat ini kita isolasi, kondisinya pun juga stabil. Beberapa di antara mereka juga masih ada yang batuk dan pilek. Ada beberapa juga yang masih suhu tubuhnya di atas 37 derajat, tepatnya 37,6 derajat yang hari ini tadi. Artinya masih agak demam. Ini akan kita lanjutkan,” paparnya

Yuri mengataku kondisi ini memungkinkan munculnya sub klaster Jakarta. Klaster Jakarta ini merujuk pada kasus corona nomor 1. “Dari empat orang yang sekarang suspect ini di dalam kelompok yang beda. Jadi dari kelompok dansa dia pulang, kemudian dia juga punya kelompok yang lain,” ungkapnya.

Dia pun tengah melacak orang-orang yang pernah dekat dengan empat suspect ini. Sejauh ini sudah ada 10 orang yang menghubungi pihaknya. “Sudah membuat janji untuk akan ketemu. Akan kita lakukan pemeriksaan. Namun sepintas kami tanya apakah ada keluhan, tidak ada. Tetapi kekhawatirannya ada, oleh karena itu kita akan ketemu, sudah kita buat janjian. Untuk beberapa saat yang akan datang kita akan ketemu dan kita akan ekplore lebih jelas lagi kemungkinan ini,” paparnya.
(cip)
Berita Terkait
Kementerian Kesehatan...
Kementerian Kesehatan Setujui Penerapan PSBB di Makassar
Kemenkes Umumkan Covid-19...
Kemenkes Umumkan Covid-19 Varian Baru Masuk Indonesia
Pakar Kesehatan: Penularan...
Pakar Kesehatan: Penularan COVID-19 Paling Tinggi di Kementerian
Kemenkes Optimistis...
Kemenkes Optimistis Kebutuhan Vaksin di Indonesia Bakal Terpenuhi
Kemenkes Ungkap Bahaya...
Kemenkes Ungkap Bahaya Penularan Antraks, Bisa Sebabkan Meningitis hingga Kematian
Kemenkes: Penerapan...
Kemenkes: Penerapan Protokol Kesehatan Daerah di Tangan Pemda
Berita Terkini
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved