Pakar Kesehatan: Penularan COVID-19 Paling Tinggi di Kementerian
Kamis, 30 Juli 2020 - 05:15 WIB
loading...
Kantor Kementerian menjadi salah satu klaster baru virus corona yang angka penularannya paling tinggi. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra menyoroti munculnya klaster baru penyebaran virus corona (COVID-19) di Indonesia. Menurut Hermawan, salah satu klaster baru yang angka penularannya paling tinggi, ada di kantor kementerian .
"Jangan lupa kasus-kasus di kementerian paling tinggi, Kementerian Keuangan, (Kementerian) Pendidikan (dan Kebudayaan), bahkan Kementerian Kesehatan juga banyak kasusnya," kata Hermawan saat berbincang lewat sambungan telepon, Kamis (30/7/2020).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada sebanyak 20 klaster dengan 139 kasus terjadi di kantor kementerian. Sementara di Badan atau Lembaga pemerintahan, ada sebanyak 10 klaster dengan 25 kasus.(Baca juga: Kapan Puncak Pandemi Corona di Indonesia? Ini Jawaban Satgas )
Munculnya klaster baru penularan virus corona di Indonesia, menurut Hermawan, akibat pelonggaran kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ia melihat bahwa virus corona kini sudah menyebar ke hampir seluruh aspek kehidupan sosial masyarakat Indonesia.
"Jadi semua institusi perkantoran, area permukiman, merata sekarang. Demikian juga pasar-pasar ya. Tempat usaha. Ya itu memang konsekuensi ketika seluruh sektor kehidupan dibuka, terutama keramaian di perkantoran, di industri pabrik-pabrik," katanya.
"Jangan lupa kasus-kasus di kementerian paling tinggi, Kementerian Keuangan, (Kementerian) Pendidikan (dan Kebudayaan), bahkan Kementerian Kesehatan juga banyak kasusnya," kata Hermawan saat berbincang lewat sambungan telepon, Kamis (30/7/2020).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada sebanyak 20 klaster dengan 139 kasus terjadi di kantor kementerian. Sementara di Badan atau Lembaga pemerintahan, ada sebanyak 10 klaster dengan 25 kasus.(Baca juga: Kapan Puncak Pandemi Corona di Indonesia? Ini Jawaban Satgas )
Munculnya klaster baru penularan virus corona di Indonesia, menurut Hermawan, akibat pelonggaran kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ia melihat bahwa virus corona kini sudah menyebar ke hampir seluruh aspek kehidupan sosial masyarakat Indonesia.
"Jadi semua institusi perkantoran, area permukiman, merata sekarang. Demikian juga pasar-pasar ya. Tempat usaha. Ya itu memang konsekuensi ketika seluruh sektor kehidupan dibuka, terutama keramaian di perkantoran, di industri pabrik-pabrik," katanya.
Lihat Juga :