Komisi I DPR Usul Moratorium Kunjungan Negara-negara Sumber Corona

Selasa, 03 Maret 2020 - 16:37 WIB
Komisi I DPR Usul Moratorium...
Komisi I DPR Usul Moratorium Kunjungan Negara-negara Sumber Corona
A A A
JAKARTA - Komisi I DPR meminta pemerintah untuk melakukan penghentian sementara (moratorium) kunjungan wisatawan asing dari negara-negara yang banyak terdapat korban virus Corona.

"Saya punya pikiran agak radikal terhadap antisipasi penyebaran virus Corona. Kalau perlu kita moratorium sementara terhadap 10 negara yang potensial (menyebarkan Corona) dengan batas-batas tertentu," ujar Anggota Komisi I Abdul Kadir Karding di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/3/2020). (Baca juga: Kemenkes Terima 155 Spesimen Suspect Corona dari 35 Rumah Sakit )

Selain itu, pemerintah juga diimbau untuk membuat crisis center di setiap kabupaten/kota dengan melibatkan setiap pihak, mulai dari dokter, pemda, polisi, tentara, dan tokoh-tokoh masyarakat sebagai antisipasi agar penyebaran Corona tidak meluas seperti di Wuhan, China.

"Jangan sampai seperti kemarin, panik sebentar, masker dan hand sanitizer habis, itu kan artinya kita betul-betul siap," tuturnya.

Politikus PKB ini juga meminta pemerintah untuk lebih memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk negara seperti di bandara dan pelabuhan tertentu. Pemerintah juga harus memberikan informasi yang utuh dan menyeluruh kepada masyarakat terkait virus Corona. Misalnya informasi mengenai jenis virusnya, bagaimana cara menghindarinya, dan lainnya.

"Itu penting makanya kita kita dorong Kemenkes dan Kominfo untuk sosialisasi masif. Kalau menurut saya harus ditayangkan rutin di TV, selain di grup-grup WA (WhatsApp) dan sebagainya secara official (resmi). Selama ini kan kita pokoknya dapat dari dokter ini, kita kirim kemana-mana karena kita agak worry. Jadi harus ada satu sistem yang cepat dan terencana untuk antisipasi," urainya.

Di sisi lain, masyarakat juga diminta untuk tidak terlalu panik dalam menyikapi penyebaran cirus Corona. Mengenai langkah Jokowi yang menunjuk juru bicara Corona, Karding mengatakan bahwa langkah tersebut dimaksudkan agar masyarakat mendapatkan informasi seluas-luasnya. (Baca juga: Wabah Corona, Pemerintah Tetapkan 155 Orang Berstatus Pasien dalam Pengawasan )

"Enggak ada yang kita tutup-tutupi. Kan ada anggapan kita ini (virus Corona) kayak gunung es, nanti akan meledak. Pak Jokowi mengumumkan dua nama itu kan artinya ada niatan baik bahwa pemerintah enggak akan menutup-nutupi lah," paparnya.
(kri)
Berita Terkait
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Gelar Diskusi Virtual,...
Gelar Diskusi Virtual, Puan Ajak Parlemen Internasional Lawan Corona
Ketua DPR Ajak Gotong...
Ketua DPR Ajak Gotong Royong Atasi Pandemi Corona
DPR Minta Kemenpora...
DPR Minta Kemenpora Lindungi Atlet dari Ancaman Corona
Eksistensi Satgas Lawan...
Eksistensi Satgas Lawan Pandemi DPR Dinilai Efektif Tekan Corona
Fokus Penanganan Corona,...
Fokus Penanganan Corona, Baleg DPR Realistis Capaian Prolegnas 2020
Berita Terkini
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved