SPMB dan Bayang-bayang Kesenjangan Pendidikan

Jum'at, 07 Maret 2025 - 15:47 WIB
loading...
A A A
Bayangkan dua siswa: satu memiliki akses ke bimbingan belajar dan dukungan penuh dari orang tua, sementara yang lain hanya bisa mengandalkan sekolah negeri dengan fasilitas terbatas. Dalam sistem ini, siapa yang memiliki peluang lebih besar? Pendidikan seharusnya menjadi alat pemutus rantai kemiskinan, bukan justru memperkuat tembok pemisah antara mereka yang beruntung dan mereka yang tertinggal. Jika SPMB hanya menguntungkan mereka yang sejak awal memiliki akses lebih besar terhadap fasilitas belajar, maka sistem ini bukan lagi tentang meritokrasi, melainkan seleksi berdasarkan privilese.

Dampaknya bisa bertahan dalam jangka panjang. Ketika akses pendidikan semakin sulit bagi kelompok rentan, kesenjangan sosial tidak hanya melebar, tetapi juga semakin sulit dijembatani. Di banyak kota besar di Indonesia, siswa dari sekolah unggulan lebih mudah mendapatkan akses ke universitas ternama dan pekerjaan bergengsi, sementara lulusan sekolah non-
unggulan sering kali tertinggal dalam persaingan pasar kerja.



Jika kita tidak hati-hati, pendidikan yang seharusnya menjadi tangga menuju kesetaraan akan berubah menjadi tembok tinggi yang semakin sulit dilewati. Kesempatan untuk mendapatkan pendidikan berkualitas bukan hanya soal siapa yang paling pintar, tetapi juga soal siapa yang diberi kesempatan untuk berkembang. Pendidikan bukan hanya tentang melahirkan siswa berprestasi, tetapi juga memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Terbitkan SE Pengendalian...
Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi SPMB, KPK Soroti Calon Siswa Titipan
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Rekomendasi
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Berita Terkini
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved