Briefing Notes : Catatan Penting di Balik Suksesnya Advokasi Kebijakan

Selasa, 25 Februari 2025 - 12:11 WIB
loading...
A A A
Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana menulis briefing notes. Fornberg (2020) menyebutkan bahwa ada empat tahap menulis briefing notes. Pertama, merencanakan penulisan briefing notes. Dalam tahap ini, perlu dilakukan penentuan tujuan dilakukannya penulisan briefing notes, analisis konteks (serangkaian keadaan atau peristiwa pemicu atau kebijakan atau prioritas pemerintah yang mengarah pada penulisan briefing notes), menentukan isu utama, mengidentifikasi kebutuhan pengguna dari briefing notes, dan menentukan informasi apa yang perlu dimasukkan.

Kedua, melakukan riset dan menghasilkan informasi. Pada tahap ini, perlu dilakukan pengumpulan dokumen yang relevan (data, laporan, kebijakan dan program, artikel, hasil studi, dan berita) dari sumber yang tepercaya, konsultasi dengan sumber yang terpercaya dan memastikan bahwa informasi yang dikumpulkan akurat.

Ketiga, menulis draft briefing notes. Untuk ini, perlu dilakukan penentuan format briefing notes, dan menulis briefing note dengan pendekatan seperti : penggunaan bahasa yang lugas, ringkas, dan mudah dipahami; penggunaan poin-poin penting dan hindari jargon teknis yang rumit.

Keempat, melakukan reviu draft briefing notes. Dalam tahap ini, perlu dilakukan pemeriksaan terhadap tulisan briefing note yang telah dibuat yang mencakup : apakah tujuan penulisan briefing note sudah tercapai; meninjau teks yang ditulis seperti : penggunaan paragraf yang efektif, pilihan kata yang tepat, keringkasan dan kejelasan tulisan; dan memastikan bahwa briefing note telah lengkap ditulis. Selain itu, sangat penting untuk mendapatkan masukan dari rekan kerja atau atasan langsung seperti apakah briefing note tersebut mudah dipahami dan apakah ada informasi-informasi penting yang perlu ditambahkan atau dihilangkan sebelum Anda memberikan briefing note tersebut kepada penerima akhir.

Setelah Anda mengetahui cara menulis briefing notes, maka Anda perlu membangun kebiasaan untuk menulis briefing notes. Untuk membangun kebiasaan tersebut, maka Anda bisa memulainya dengan mengumpulkan data dan informasi yang relevan dan membaca berbagai buku, artikel, dan laporan yang terkait. Selain itu, mengadakan konsultasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan mencatat poin-poin penting konsultasinya merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Dan yang paling penting adalah terus berlatih menulis briefing notes secara teratur. Semakin sering Anda melakukannya, semakin baik Anda dalam menyusun informasi dengan cara yang efektif.

Sebagai penutup, penting untuk ditekankan bahwa pemahaman dan penerapan penulisan briefing notes dalam manajemen pemerintahan dapat membawa keuntungan besar bagi pegawai pemerintah dan para pembuat kebijakan. Dengan memiliki kemampuan ini, maka Anda dapat mengoptimalkan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan karena ada dokumen tertulisnya. Selain itu, Anda dapat juga meningkatkan kemampuan berpikir sistematis, kritis dan kreatif; kemampuan mengumpulkan informasi baik yang ada pada dokumen maupun orang dan kemampuan membaca dan menulis.

Jika Anda memilih untuk tidak mempelajari dan menerapkan kemampuan ini, maka Anda akan tertinggal dalam pengambilan keputusan yang responsif. Sebaliknya, jika Anda bersedia untuk belajar dan berlatih, maka keuntungan yang didapat dari efektivitas dalam menyampaikan ide serta keberhasilan dalam advokasi kebijakan yang tepat adalah nilai tambah yang luar biasa. Mari tingkatkan kemampuan Anda dalam menyusun briefing notes dan bawa perubahan positif bagi kebijakan publik ke depan!
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Bentuk Tim Evaluasi...
PDIP Bentuk Tim Evaluasi RUU Pemilu, Andreas: Saya Dengar Inisiatifnya Diambil Alih Pemerintah
GKSR Bakal Buka Komunikasi...
GKSR Bakal Buka Komunikasi ke Pimpinan DPR dan Pemerintah soal RUU Pemilu
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
DPR: Penambahan Layer...
DPR: Penambahan Layer Baru Cukai Rokok Buka Celah Penyalahgunaan dan Moral Hazard
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
Rekomendasi
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
Berita Terkini
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved