DPR Sebut Wacana Cuti Haid dan Melahirkan Tak Digaji Bisa Diubah

Senin, 17 Februari 2020 - 23:00 WIB
DPR Sebut Wacana Cuti...
DPR Sebut Wacana Cuti Haid dan Melahirkan Tak Digaji Bisa Diubah
A A A
JAKARTA - Sejumlah ketentuan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law tentang Cipta Kerja menjadi polemik baru. Di antaranya ketentuan soal cuti haid dan cuti melahirkan bagi pekerja perempuan tak digaji oleh perusahaan.

(Baca juga: Belum Bahas RUU Cipta Lapangan Kerja, DPR Bantah Ulur-ulur Waktu)

Menurut Wakil Ketua DPR Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam) Azis Syamsuddin menyebutkan, gaji pokok semestinya tetap harus diberikan.

"Gaji pokok dapat. Tunjangan kali yang enggak dapet. Setahu saya itu enggak boleh dipotong. Yang mungkin dipotong itu uang transport. Kalau gaji pokok ga boleh. Itu hukum internasional," kata Azis menanggapi isu tersebut di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (17/1/2020).

Namun demikian Azis melanjutkan, jika memang itu ketentuan yang diatur dalam draf RUU Cipta Kerja, masih ada waktu untuk mengubah ketentuan tersebut dalam pembahasan nanti.

"Makanya nanti bisa dilakukan perubahan ditingkat pembahasan," ujarnya.

Lebih dari itu Azis menjelaskan, RUU Cipta Kerja ini belum melalui proses pembahasan karena DPR baru menerima draf, NA dan Surat Presiden (Surpres) RUU ini. Sehingga, pihaknya belum membahas detail per pasal RUU Cipta Kerja bersama pemerintah.

"Mekanismenya tentu di pimpinan yaitu saat itu Ibu Puan memberikan kepada Sekjen untuk melakukan registrasi. Pengadministrasian sesuai mekanisme Tatib (Tata Tertib)," terang politikus Golkar itu.

Nanti tinggal Sekjen mengajukan untuk diagendakan dalam Rapim. Rapim kemudian untuk dibawa ke Bamus, lalu Bamus yang akan memutuskan apakh ini di Baleg atau Pansus atau AKD," tambahnya.
(maf)
Berita Terkait
Pakar Nilai Omnibus...
Pakar Nilai Omnibus Law RUU Ciptaker Harus Dilihat Secara Mendalam
Serikat Pekerja Diimbau...
Serikat Pekerja Diimbau Lebih Bijaksana Terkait Omnibus Law RUU Cipta Kerja
Baleg DPR Setujui Pembentukan...
Baleg DPR Setujui Pembentukan Panja RUU Cipta Kerja
Pengamat Sebut Sejumlah...
Pengamat Sebut Sejumlah Pasal Omnibus Law Ciptaker Merugikan Buruh
RUU Omnibus Law Ciptaker...
RUU Omnibus Law Ciptaker Diharap Memberi Angin Segar di Tengah Corona
Pengamat Sebut Pembahasan...
Pengamat Sebut Pembahasan Omnibus Law Sebaiknya Setelah Wabah Corona
Berita Terkini
Franka Franklin Bicara...
Franka Franklin Bicara tentang Integritas Nadiem
Ini 12 Lokasi Digeledah...
Ini 12 Lokasi Digeledah Polisi Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved