alexametrics

Posisi Amien Rais di PAN Tergantung Kompromi dengan Zulhas

loading...
Posisi Amien Rais di PAN Tergantung Kompromi dengan Zulhas
Zulkifli Hasan dan Amien Rais. Foto/Dok SINDO
A+ A-
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai pendukung Amien Rais masih banyak di Partai Amanat Nasional (PAN). Sejumlah kader pun menurutnya masih menganggap Amien sebagai icon PAN.

"Tapi apakah Amien Rais akan dijadikan Ketua Dewan Kehormatan lagi atau tidak oleh Zulhas (Zulkifli Hasan), itu tergatung dari kompromi dari keduanya," kata Ujang saat dihubungi SINDOnews, Jumat (14/2/2020).

Diketahui, Zulhas resmi kembali memimpin PAN. Dalam kongres kemarin, Amien yang juga Ketua Dewan Kehormatan tak mendukung Zulhas. Menurut Ujang, jika PAN ingin menjadi partai modern, tidak bisa bergantung pada satu figur. Karena, partai modern itu yang dibangun sistem kelembagaan partai yang profesional dan baik. Namun, di Indonesia ini figur di partai masih penting dan figur partai seperti Amien masih dibutuhkan.



"Karena karakter masyarakat kita masih mengikuti pola patron-client. Yang bawah mengikuti patronnya yang di atas. Oleh karena itu, tak heran dan tak aneh, jika PDIP masih mengandalkan figur Megawati, Gerindra Prabowo, Nasdem Surya Paloh, PKB Cak Imin," imbuhnya. (Baca juga: Kembali Pimpin PAN, Zulhas Harus Rangkul Lawan Politik).

Lebih lanjut Ujang menyatakan, soal seberapa kuat PAN bisa survive tanpa peran Amien, itu tergantung dari usaha-usaha keras yang dilakukan oleh Zulhas, pengurus PAN, dan para kadernya dalam membuat strategi untuk mendapatkan hati rakyat.

Menurutnya, jika Amien dan pendukungnya tak dijadikan masuk pengurus oleh PAN ini sangat berbahaya. Karena terlihat perpecahannya. "Yang paling bagus itu adalah Zulhas dan kelompoknya merangkul Amien Rais dan para pendukungnya agar PAN tetap satu dan solid, agar bisa menatap Pemilu ke depan tanpa dibayang-bayangi perpecahan," pungkasnya. (Baca juga: Loyalis Amien Yakin Zulhas Mampu Rangkul Semua Kekuatan Tokoh PAN).
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak