Amien Rais Bentuk Partai Baru, Basis Massa Terancam Tergerus

Senin, 11 Mei 2020 - 07:51 WIB
loading...
Amien Rais Bentuk Partai...
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menganggap kubu Amien Rais masih cukup banyak di Partai Amanat Nasional (PAN). Foto/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menganggap kubu Amien Rais masih cukup banyak di Partai Amanat Nasional (PAN). Sehingga, wacana pembentukan partai baru yang disebut-sebut akan didirikan Amien diprediksi akan membelah PAN yang saat ini dipimpin Zulkifli Hasan atau Zulhas.

"Walaupun elite PAN dan Anggota DPR pasti ada dalam barisan Zulhas karena tak mau kehilangan jabatan," ujar Ujang saat dihubungi SINDOnews, Senin (11/5/2020).

Menurut Ujang, sejak awal Amien Rais sangat yakin bahwa jika Kongres PAN di Kendari yang lalu berjalan fair maka Mulfachri Harahap yang didukungnya akan menang. Namun, karena Kongres tak berjalan dengan fair tersebut maka imbasnya PAN menjadi pecah.

Dia menilai meski pun kubu Amien kalah namun pendukungnya masih banyak di PAN dan suara Mulfachri juga masih banyak. "Yang menjadi kekuatan Amien Rais itu pendiri PAN dan juga mantan Ketum Muhammadiyah," katanya.

Dengan begitu, lanjut Ujang, jika Amien mau bergerilya mengambil basis massa Muhammadiyah itu untuk partai barunya maka bisa menjadi ancaman bagi PAN kubu Zulhas.

"Dulu ada partai sempalan PAN. Partai Matahari Bangsa (PMB). PMB tak bisa bersaing dengan PAN, karena Amien Rais masih di PAN dan tak mampu mengambil massa Muhammadiyah," jelasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU
Menko Pangan Minta Sektor...
Menko Pangan Minta Sektor Lain Tiru Kemenhut dalam Perdagangan Karbon
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Menko Pangan: Saya Tahu...
Menko Pangan: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan
Masjid Dekat Rumah Amien...
Masjid Dekat Rumah Amien Rais Dapat Kiriman Sapi Kurban dari Pak TIW saat Iduladha
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Rekomendasi
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Berita Terkini
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved