Satgas: Kasus Corona di Indonesia di Bawah Rata-rata Dunia

Rabu, 02 September 2020 - 12:57 WIB
loading...
Satgas: Kasus Corona di Indonesia di Bawah Rata-rata Dunia
Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (virus Corona), Dewi Nur Aisyah mengatakan, saat ini kasus aktif Covid-19 di Indonesia di bawah rata-rata dunia. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 (virus Corona) , Dewi Nur Aisyah mengatakan, saat ini kasus aktif Covid-19 di Indonesia di bawah rata-rata dunia.

(Baca juga: Kasus Positif Secara Nasional Naik 32,9% Dalam Sepekan)

Di mana jumlah kasus aktif saat ini sebanyak 42.009 orang atau sekitar 23,7%. Angka ini di bawah rata-rata dunia yakni sekitar 26,6% dari jumlah kasus aktif Covid-19 di seluruh dunia.

(Baca juga: Dokter Terus Berguguran, Pemerintah Diminta Fokus dan Serius Atasi Corona)

"Kasus aktif kita 42.009 atau sekitar 23,7% dari total kasus kumulatif. Kalau kita lihat dari angka sebenarnya, memang jumlah kasus aktif kita di Indonesia ini di bawah rata-rata Dunia di angka 26,6%," ungkap Dewi di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Rabu (2/9/2020).

(Baca juga: 153 Instansi Gelar Tes Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Hari Ini)

Dewi menjelaskan, kasus aktif ini merupakan orang yang terinfeksi Covid-19 yang sedang dirawat di Rumah Sakit ataupun isolasi mandiri di rumah.

"Kasus aktif artinya adalah jumlah orang yang sedang sakit pada saat ini bisa kondisinya dirawat di rumah sakit atau isolasi mandiri di rumah," jelas Dewi.

Sementara itu, saat ini per 1 September 2020 jumlah orang yang terinfeksi Corona sebanyak 177.571 orang. Dari jumlah ini sebanyak 128.057 orang atau sekitar 72,1% dari jumlah terinfeksi sembuh.

Sebanyak 7.505 orang meninggal akibat Covid-19 atau sekira 4,2% dari jumlah terinfeksi. "Semua orang yang terinfeksi 72,1% ini sudah sembuh dan ada 4,2% angka kematian atau sekitar 7.505 orang," ungkap Dewi.
(maf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1469 seconds (11.210#12.26)