alexametrics

Megawati Minta Perempuan Indonesia Jangan Merasa Terpinggirkan

loading...
Megawati Minta Perempuan Indonesia Jangan Merasa Terpinggirkan
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, selalu memberikan perhatian kepada kaum perempuan di Indonesia untuk percaya diri sendiri. (Foto/Rakhmatulloh/SINDOnews)
A+ A-
JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri selalu memberikan perhatian kepada kaum perempuan di Indonesia. Ia meminta perempuan Indonesia percaya diri terhadap setiap upaya dalam mencapai prestasi.

(Baca juga: Penuturan Megawati Terkait Bung Karno, Pancasila dan Politik)

Megawati pun bercerita tentang dirinya yang baru pulang dari Jepang untuk menerima gelar Doktor Honoris Causa (DR HC) dari Universitas Soka, Jepang.



"Jadi kata orang baru segar gelarnya," kata Megawati disambut tawa ribuan peserta acara Rakernas I dan HUT PDIP ke-47 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020).

Menurut Megawati, salah satu pesan utama dari pemberian gelar itu adalah bahwa perempuan Indonesia bisa berprestasi.

"Jadi anak-anakku, saya tegaskan sebagai perempuan jangan merasa terpinggirkan, jangan merasa perempuan itu konco wingking, selalu berada di belakang," ujar Megawati yang kembali disambut tepuk tangan.

"Tidak. Pada kenyataannya saya bisa membuktikan jadi nomor satu. Presiden perempuan jadi nomor satu. Wakil Presiden perempuan nomor satu," tambahnya.

Konco Wingking adalah ungkapan dalam bahasa Jawa yang bermakna bahwa kodrat perempuan adalah berada di belakang. Tugasnya hanya sekedar menjadi ibu yang melahirkan anak, serta tugasnya hanya memasak makanan, tanpa hak untuk bicara serta berperan.

"Termasuk ketua umum partai politik nomor satu, yang pada hari ini, saya mengucapkan terima kasih kepada kalian semua yang tetap mempercayai saya menjadi ketua umum," kata Megawati yang disambut gemuruh tepuk tangan teriakan 'merdeka'.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak