Hebat! Pesawat F-16 TNI AU Bisa Tembak 4 Target Sekaligus Tanpa Melihat
Sabtu, 29 Agustus 2020 - 09:46 WIB
loading...
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memberikan sambutan saat penyerahan dua pesawat F-16 program Falcon Star eMLU di Skadron 3 Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur, Jumat (28/8/2020). Foto/Dispenau
A
A
A
MADIUN - Kemampuan dua pesawat tempur F-16 A/B Blok 15 yakni TS-1610 dan TS-1601 milik TNI Angkatan Udara (AU) setelah di upgrade (perbarui) di Skadron Teknik 042 Lanud Iswahjudi, Madiun Jawa Timur semakin hebat.
Pasalnya, pesawat buatan Lockheed Martin, Amerika Serikat itu kini dipersenjatai dengan senjata-senjata modern dan mematikan seperti, Advance Medium Range Air To Air Missile AAMRAM-C, Air Intercept Missile AIM-9 X, Laser JDAM, Air to Ground Missile AGM-65 D/G dan Advanced Targeting Pod. (Baca juga: Kemhan Serahkan Dua Pesawat Tempur F-16 Upgrade ke TNI AU)
Termasuk dilengkapi radar canggih seperti, ALR-69 Radar Warning Receiver (RWR), ALQ-213 Electronic Warfare Management System (EWMS), ALE-47 Countermeasures. New radar APG-68(V)9. Kehebatan radar ini adalah mampu mendeteksi sasaran di atas permukaan yang lebih jauh yaitu, meningkat lebih dari 30% daripada radar sebelumnya. Selain itu pada mode udara ke udara. (Baca juga: Bopong Senjata dan Radar Canggih, Pesawat F-16 TNI AU Semakin Garang)
Radar ini juga memiliki beberapa fitur baru antara lain, dapat melakukan akuisisi beberapa target sekaligus untuk penembakan rudal dari udara ke udara. "Secara khusus peningkatan kekuatan radar adalah salah satu hal yang menjadi game changer. Sehingga pesawat dapat mengunci dan menembak empat target udara secara simultan," ujar Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat penyerahan dua pesawat F-16 program The Falcon Structural Augmentation Rodmap (Falcon Star) Enhanced Mid-Life Update (eMLU) Kementerian Pertahanan (Kemhan) di Skadron 3 Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur, Jumat (28/8/2020).
Hadir dalam serah terima ini, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Manoarfa, Sekjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama Fadjar Adriyanto. (Baca juga: Upgrade Pesawat F-16 Habiskan USD12 juta, Bappenas: Hemat Anggaran)
Pasalnya, pesawat buatan Lockheed Martin, Amerika Serikat itu kini dipersenjatai dengan senjata-senjata modern dan mematikan seperti, Advance Medium Range Air To Air Missile AAMRAM-C, Air Intercept Missile AIM-9 X, Laser JDAM, Air to Ground Missile AGM-65 D/G dan Advanced Targeting Pod. (Baca juga: Kemhan Serahkan Dua Pesawat Tempur F-16 Upgrade ke TNI AU)
Termasuk dilengkapi radar canggih seperti, ALR-69 Radar Warning Receiver (RWR), ALQ-213 Electronic Warfare Management System (EWMS), ALE-47 Countermeasures. New radar APG-68(V)9. Kehebatan radar ini adalah mampu mendeteksi sasaran di atas permukaan yang lebih jauh yaitu, meningkat lebih dari 30% daripada radar sebelumnya. Selain itu pada mode udara ke udara. (Baca juga: Bopong Senjata dan Radar Canggih, Pesawat F-16 TNI AU Semakin Garang)
Radar ini juga memiliki beberapa fitur baru antara lain, dapat melakukan akuisisi beberapa target sekaligus untuk penembakan rudal dari udara ke udara. "Secara khusus peningkatan kekuatan radar adalah salah satu hal yang menjadi game changer. Sehingga pesawat dapat mengunci dan menembak empat target udara secara simultan," ujar Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat penyerahan dua pesawat F-16 program The Falcon Structural Augmentation Rodmap (Falcon Star) Enhanced Mid-Life Update (eMLU) Kementerian Pertahanan (Kemhan) di Skadron 3 Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur, Jumat (28/8/2020).
Hadir dalam serah terima ini, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Manoarfa, Sekjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama Fadjar Adriyanto. (Baca juga: Upgrade Pesawat F-16 Habiskan USD12 juta, Bappenas: Hemat Anggaran)
Lihat Juga :