Bopong Senjata dan Radar Canggih, Pesawat F-16 TNI AU Semakin Garang
Jum'at, 28 Agustus 2020 - 11:44 WIB
loading...
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memberikan sambutan saat menerima dua pesawat tempur F-16 di Skadron 3 Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur. Foto/SINDOnews/Sucipto
A
A
A
MADIUN - Kemampuan dua pesawat tempur F-16 A/B Blok 15 yakni TS-1610 dan TS-1601 milik TNI AU semakin garang setelah di upgrade (perbarui) di Skadron Teknik 042 Lanud Iswahjudi , Madiun Jawa Timur.
Bagaimana tidak, pesawat buatan Lockheed Martin, Amerika Serikat ini memungkinkan untuk dipersenjatai dengan senjata-senjata modern dan mematikan seperti, Advance Medium Range Air To Air Missile AAMRAM-C, Air Intercept Missile AIM-9 X, Laser JDAM, Air to Ground Missile AGM-65 D/G dan Advanced Targeting Pod. Dengan kemampuan tersebut maka pesawat F-16 A/B eMLU telah sejajar dengan pesawat tercanggih di kelasnya dalam hal combat effectiveness.
Tidak hanya itu, pesawat ini juga dilengkapi dengan radar canggih guna menjamin survivability ketika masuk ke dalam area pertempuran. Di antaranya, ALR-69 Radar Warning Receiver (RWR), ALQ-213 Electronic Warfare Management System (EWMS), ALE-47 Countermeasures, dan New radar APG-68(V)9.
(Baca juga: Kemhan Serahkan Dua Pesawat Tempur F-16 Upgrade ke TNI AU ).
Kehebatan radar ini adalah mampu mendeteksi sasaran di atas permukaan yang lebih jauh yaitu meningkat lebih dari 30% daripada radar sebelumnya. Selain itu pada mode udara ke udara, radar ini juga memiliki beberapa fitur baru antara lain, dapat melakukan akuisisi dua target sekaligus untuk penembakan rudal dari udara ke udara.
Selain dilengkapi persenjataan dan radar canggih, dengan modifikasi structure maka safety integrity pesawat dan kondisi airframe menjadi lebih baik dibanding sebelumnya dan meminimalisasi potensi terjadinya kerusakan struktural. Dengan demikian, pesawat dapat dioperasional hingga 8.000 jam dan berpotensi untuk diperpanjang menjadi 10.800 atau 12.000 bahkan 14.000 EFH (equivalent flight hours).
(Baca juga: Indonesia Sebentar lagi Punya Drone Tempur dan Pesawat Amfibi ).
Bagaimana tidak, pesawat buatan Lockheed Martin, Amerika Serikat ini memungkinkan untuk dipersenjatai dengan senjata-senjata modern dan mematikan seperti, Advance Medium Range Air To Air Missile AAMRAM-C, Air Intercept Missile AIM-9 X, Laser JDAM, Air to Ground Missile AGM-65 D/G dan Advanced Targeting Pod. Dengan kemampuan tersebut maka pesawat F-16 A/B eMLU telah sejajar dengan pesawat tercanggih di kelasnya dalam hal combat effectiveness.
Tidak hanya itu, pesawat ini juga dilengkapi dengan radar canggih guna menjamin survivability ketika masuk ke dalam area pertempuran. Di antaranya, ALR-69 Radar Warning Receiver (RWR), ALQ-213 Electronic Warfare Management System (EWMS), ALE-47 Countermeasures, dan New radar APG-68(V)9.
(Baca juga: Kemhan Serahkan Dua Pesawat Tempur F-16 Upgrade ke TNI AU ).
Kehebatan radar ini adalah mampu mendeteksi sasaran di atas permukaan yang lebih jauh yaitu meningkat lebih dari 30% daripada radar sebelumnya. Selain itu pada mode udara ke udara, radar ini juga memiliki beberapa fitur baru antara lain, dapat melakukan akuisisi dua target sekaligus untuk penembakan rudal dari udara ke udara.
Selain dilengkapi persenjataan dan radar canggih, dengan modifikasi structure maka safety integrity pesawat dan kondisi airframe menjadi lebih baik dibanding sebelumnya dan meminimalisasi potensi terjadinya kerusakan struktural. Dengan demikian, pesawat dapat dioperasional hingga 8.000 jam dan berpotensi untuk diperpanjang menjadi 10.800 atau 12.000 bahkan 14.000 EFH (equivalent flight hours).
(Baca juga: Indonesia Sebentar lagi Punya Drone Tempur dan Pesawat Amfibi ).
Lihat Juga :