Ketidakpastian: Pengendalian APBN?

Senin, 14 Oktober 2024 - 08:04 WIB
loading...
A A A
Artinya, realisasi janji-janji politik harus dilakukan dengan perencanaan fiskal yang matang agar tidak membebani defisit APBN yang saat ini diproyeksikan berada di angka 2,5% dari PDB. Sejatinya angka tersebut relatif terkendali, meski terdapat komitmen besar terhadap belanja publik

Realisasi janji politik bukan tanpa tantangan, terutama dalam menjaga keseimbangan antara anggaran untuk program-program prioritas dan keberlanjutan fiskal. Program-program besar seperti makan siang gratis di sekolah, pembangunan infrastruktur, dan penyediaan rumah terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah menjadi komitmen utama pemerintah mendatang.

Program makan siang gratis yang menargetkan 80 juta penerima diproyeksikan membutuhkan anggaran sebesar Rp400 triliun setiap tahun hingga 2029. Sementara itu, proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yang juga menjadi prioritas, memerlukan dana tambahan dari APBN dalam beberapa tahun mendatang.

Artinya, mutlak bagi pemerintah untuk dapat cermat dalam melakukan pengelolaan anggaran dan pengawasan pengeluaran agar tak menjadi beban keuangan negara. Pengendalian anggaran merupakan kunci utama yang sangat penting untuk menjaga kesehatan fiskal negara. Program-program besar seperti makan siang gratis dan pembangunan infrastruktur yang membutuhkan alokasi anggaran besar menuntut pengelolaan yang transparan dan efisien.

Pasalnya, berdasarkan laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kebocoran anggaran pada tahun 2024 tercatat mencapai Rp5 triliun, yang menggambarkan pentingnya pengawasan ketat untuk menghindari kerugian negara. Oleh sebab itu, pengendalian APBN harus diperkuat demi memastikan bahwa dana yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Di samping itu, tantangan global – seperti fluktuasi harga komoditas dan ketidakpastian ekonomi dunia – juga memaksa pemerintah ke depan untuk lebih berhati-hati dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Salah satu upaya penghematan APBN dapat dilakukan pemerintah untuk memberikan ruang bagi pemerintah untuk memenuhi janji-janji politik tanpa membebani APBN secara berlebihan.

Artinya, melalui langkah-langkah pengendalian yang efektif, pemerintah diharapkan mampu menjaga kesehatan fiskal, mewujudkan program-program prioritas, dan memastikan stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global yang terus berlangsung.

Signifikansi Perencanaan dan Evaluasi


Pada tahun 2025, kualitas perencanaan APBN menjadi faktor krusial dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan domestik. Seiring dengan berbagai janji politik yang telah diumumkan – seperti peningkatan belanja sosial dan infrastruktur – pemerintah harus memastikan bahwa perencanaan anggaran dilakukan dengan matang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Kurban dan Pembangunan
Kurban dan Pembangunan
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Rekomendasi
Mikel Merino dan Keajaiban...
Mikel Merino dan Keajaiban yang Terus Berulang untuk Spanyol
Spanyol Lolos ke Semifinal...
Spanyol Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Belgia 2-1
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Berita Terkini
Raih Pengakuan Riset...
Raih Pengakuan Riset STEM, 2 Peneliti SGU Masuk Kandidat Ilmuwan Muda
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Komisi III DPR Segera Bentuk Timwas
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditetapkan Tersangka Pemerasan, Ternyata Ikuti Praktik Suaminya
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Pengamat: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Dekopin Tegaskan Komitmen...
Dekopin Tegaskan Komitmen Modernisasi Koperasi melalui Estafet Generasi Muda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved