alexametrics

PDIP Tegaskan Tak Ada Kata Kalah bagi Caleg Gagal ke Senayan

loading...
PDIP Tegaskan Tak Ada Kata Kalah bagi Caleg Gagal ke Senayan
Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Maruf Amin menyerahkan penghargaan 'Anugrah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2019' kepada Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto di Jakarta, Kamis (21/11). Foto/SINDOnews/Rakhmatulloh
A+ A-
JAKARTA - Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto memotivasi dan meminta kepada para caleg 2019 asal PDIP yang belum mendapat kesempatan ke Senayan untuk tidak menyerah. Baginya ruang perjuangan politik terbuka luas.

"Tidak ada kata gagal. Bung Karno mengajarkan bahwa dalam sebuah perjuangan kita akan menghadapi ujian sejarah dan kita tak boleh menyerah. Politik itu soal keyakinan," kata Hasto saat memberikan pengarahan kepada para caleg yang tidak terpilih di kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Bahkan sambil bercanda, Hasto mengingatkan para caleg bahwa karena situasi politik saat itu, dia pun pernah merasakan gagal jadi caleg.



Dia mengatakan, para caleg itu petugas partai yang menjalankan idelologi partai. "Para caleg telah memeras keringat saat pileg untuk meyakinkan rakyat. Partai menghargai perjuangan itu. Ruang perjuangan ke depan terbuka luas," lanjut Hasto.

Dia menerangkan, bagi PDIP, setiap caleg itu memiliki potensi yang bisa dikembangkan. "Ruang gerak perjuangan terbuka lebar. Tidak ada yang sia-sia. Perkuatlah aktivitas kerakyatan demi Indonesia Raya. Perjuangan para caleg kemarin diapresiasi," ucap Hasto.

Hasto dalam kesempatan itu menjelaskan perbedaan situasi saat kemenangan pemilu 1999, 2014 dan 2019. "Barulah pada Pemilu 2019 kemenangan PDIP sejalan dengan harapan publik termasuk terpilihnya kader PDIP di kursi Ketua DPR, Mbak Puan Maharani," beber Hasto.

Dia pun menambahkan, PDIP tak pernah praktikkan politik bumi hangus meski berbeda secara ideologi dengan parpol lainnya.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak