alexametrics

Indonesia Visionary Leader 2019

Wujudkan Visi, Wali Kota Tanjungpinang Kedepankan Dua Program Unggulan

loading...
Wujudkan Visi, Wali Kota Tanjungpinang Kedepankan Dua Program Unggulan
Wali Kota Tanjungpinang Syahrul saat memaparkan visi kepemimpinan di depan panelis pada program Indonesia Visionary Leader season V di Gedung SINDO, Jakarta, Selasa (15/10/2019). Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - Demi mewujudkan visi Kota Tanjungpinang sebagai Kota yang yang Maju, Berbudaya dan Sejahtera dalam Harmoni Kebhinekaan Masyarakat Madani, Wali Kota Tanjungpinang Syahrul mengedepankan dua program unggulan.

Dua program unggulan itu yakni pariwisata dan ekonomi kreatif. Hal itu disampaikan Syahrul dalam program Indonesia Visionary Leader yang di gelar di Auditorium Gedung Sindo, Selasa (15/10/2019).

Untuk pariwisata, kata Syahrul, perlu adanya sinergitas pengelolaan pariwisata dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota serta stake holder lainnya.



"Untuk pariwisata memang Tanjungpinang bagaimana kita membuat MOU antara Batam, Tanjungpinang dan Bintan karena ini kunjungan pariwisata dari Malaysia, Kuala Lumpur Melaka Johor, Singapura hingga Brunei Darussalam," ujar Syahrul.

"Bagaimana kerja sama ketiga daerah ini bagaimana agar wisata itu nginapnya di Tanjungpinang satu malam, di Batam satu malam kemudian di Bintan," tambahnya.

Tak hanya itu, dilakukan juga memperkuat pengelolaan wisata budaya. Salah satunya dengan Melaksanakan event wisata religius secara berkelanjutan.

"Kita bagaimana mengembangkan pariwisata yang menjadi unggulan kita pulau ngengat, wisata sejarah dan religi di sana 99% pendukung pulau penyengat adalah melayu, melayu indentik dengan Islam oleh karena itu melayu Islam maka penyengat rata-rata menjadi destinasi yang luar biasa," jelasnya.

Terkait Ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif dalam programnya, Syahrul melakukan penataan pedagang kaki lima yang tertib, bersih, rapi dan berestetika. Lalu, pengembangan koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah yang berbasis IT.

"Serta pembinaan pelaku usaha koperasi dan Usaha MikroKecil Menengah secara berkelanjutan, lalu Pendirian UMKM center, dan Mempermudah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah memperoleh modal usaha melalui program kemitraan," tuturnya.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak