Pilkada Disebut Sukses Hanya Jika Netralitas ASN Terjaga

Rabu, 26 Agustus 2020 - 11:49 WIB
loading...
Pilkada Disebut Sukses...
Aparatur sipil negara yang tergabung dalam Korpri. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Netralitas aparatur sipil negara (ASN) dalam gelaran pemilihan kepala daerah (pilkada) selalu menjadi sorotan. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo mengatakan netralitas ASN akan menjadi tolok ukur kesuksesan pesta demokrasi tingkat lokal itu.

Pilkada serentak 2020 ini akan digelar di 270 daerah. Bamsoet, sapaan akrabnya, menerangkan pelaksanaan pilkada ini dalam posisi dilematis. Di satu sisi, Indonesia tengah menghadapi pandemi Covid-19.

Berdasarkan data Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, jumlah orang yang terpapar 157.859 dan 6.858 meninggal dunia. Dia menjelaskan di sisi lain, pemerintah harus memenuhi hak untuk memilih dan dipilih.

“Penyelenggaraan pilkada untuk memfasilitasi pergantian kepemimpinan daerah. Penyelenggaraan pemilu di saat pandemi memiliki rujukan global. Setidaknya, ada 4-5 negara yang menyelenggarakan, seperti Perancis, Jerman, Korea Selatan, dan Singapura,” ujarnya dalam kampanye virtual “ASN Netral, Birokrasi Kuat dan Mandiri”, Rabu (26/8/2020).

(Baca: Soal Netralitas PNS, DPR Minta Ombudsman dan Media Ikut Memantau)

Bamsoet memaparkan ada beberapa persoalan yang kerap muncul dalam pilkada, seperti data pemilih, logistik, konflik antar pendukung calon, dan politik uang. Penyelenggara harus mewaspadai kemunculan masalah baru dalam melaksanakan pilkada di tengah pandemi. Yang paling nyata, ancaman penularan Covid-19.

Politikus Partai Golkar itu mengungkapkan isu netralitas ASN selalu mengemukakan ke ruang publik setiap pelaksanaan pilkada. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara, dari Januari hingga Juni 2020 ada 991 ASN yang melanggar netralitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Izin Tambang Bauksit, ASN Ditjen Minerba Ditahan
Menkum Dorong Afirmasi...
Menkum Dorong Afirmasi Pendidikan Kedinasan bagi Generasi Muda Papua
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan...
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan Lanjut untuk 2 Bulan ke Depan
Rekomendasi
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Berita Terkini
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved