PKS Sesalkan Influencer Dipakai untuk Giring Opini Publik soal RUU Ciptaker
Rabu, 26 Agustus 2020 - 10:56 WIB
loading...
A
A
A
Para artis itu ada yang menyampaikan permohonan maaf dan mengembalikan uang atas jasa telah memposting #IndonesiaButuhKerja. Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) itu menerangkan telah mendengar beberapa artis tidak mengetahui jika unggahan dengan biaya Rp10 juta itu bernuansa politik.
(Baca juga: Silaturahmi Fraksi PKS dan PKB Bahas Sejumlah Persoalan ).
"Itu menunjukkan kegiatan ini tidak transparan padahal menggunakan anggaran besar. Kami khawatir ada penyalahgunaan anggaran miliaran yang mengalir ke perusahaan buzzer," tuturnya.
Perilaku para buzzer, menurutnya, kadang membuat keonaran di media sosial. Isu yang dimainkan kadang berbau politik. Dia berharap dalam kondisi pagebluk Covid-19, pemerintah lebih selektif dalam menggunakan anggaran untuk influencer.
"Fokus kita saat ini mengatasi pandemi. Para artis dan influencer bisa diajak pemerintah untuk memperkuat kampanye disiplin protokol kesehatan. Saya kira ini akan lebih bermanfaat," pungkasnya.
(Baca juga: Silaturahmi Fraksi PKS dan PKB Bahas Sejumlah Persoalan ).
"Itu menunjukkan kegiatan ini tidak transparan padahal menggunakan anggaran besar. Kami khawatir ada penyalahgunaan anggaran miliaran yang mengalir ke perusahaan buzzer," tuturnya.
Perilaku para buzzer, menurutnya, kadang membuat keonaran di media sosial. Isu yang dimainkan kadang berbau politik. Dia berharap dalam kondisi pagebluk Covid-19, pemerintah lebih selektif dalam menggunakan anggaran untuk influencer.
"Fokus kita saat ini mengatasi pandemi. Para artis dan influencer bisa diajak pemerintah untuk memperkuat kampanye disiplin protokol kesehatan. Saya kira ini akan lebih bermanfaat," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :