Fenomena Hijrah Digital dan Influencer Agama Harus Diiringi Kedalaman Ilmu

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:25 WIB
loading...
Fenomena Hijrah Digital...
Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Imam Subchi (kanan), menilai fenomena hijrah digital menunjukkan adanya transformasi budaya religius yang sangat kuat di tengah masyarakat digital saat ini. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Media sosial kini bukan hanya tempat hiburan dan komunikasi. Medsos juga menjadi ruang baru belajar agama , mengaji, mencari identitas spiritual, hingga menentukan siapa yang dianggap sebagai rujukan keagamaan.

Fenomena hijrah digital dan maraknya influencer agama di media sosial misalnya. Ia menjadi bagian dari perubahan besar cara masyarakat, khususnya generasi muda, memahami dan menjalankan agama di era digital.

Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta , Imam Subchi, menilai fenomena tersebut menunjukkan adanya transformasi budaya religius yang sangat kuat di tengah masyarakat digital saat ini. “Hari ini media sosial sudah menjadi ruang baru belajar agama. Anak muda mengaji lewat YouTube, TikTok, Instagram, podcast, hingga komunitas digital. Ini realitas sosial yang tidak bisa dihindari,” katanya, Kamis (21/5/2026). Baca juga: Pentingnya Belajar Islam kepada Guru yang Bersanad dan Bermazhab

Fenomena tersebut terlihat dari berbagai riset yang menunjukkan tingginya aktivitas keagamaan di ruang digital. Laporan We Are Social 2025 menunjukkan jumlah pengguna media sosial di Indonesia telah mencapai sekitar 143 juta akun pengguna, bahkan lebih dari 207 juta penduduk Indonesia aktif menggunakan media sosial.

Menurut Prof Imam, kondisi tersebut membuat otoritas agama ikut mengalami perubahan besar. Jika dulu masyarakat belajar agama melalui pesantren, majelis taklim, atau institusi pendidikan formal, kini banyak orang lebih mudah menjadikan influencer media sosial sebagai rujukan utama.

“Sekarang seseorang bisa dianggap ahli agama karena viral, sering muncul di FYP, atau punya jutaan followers. Padahal otoritas agama seharusnya dibangun dari proses belajar yang panjang, kedalaman ilmu, dan tanggung jawab moral,” ujar pakar antropologi agama ini.

Ia menjelaskan, budaya media sosial yang cepat dan serba singkat membuat masyarakat lebih menyukai potongan video pendek dibanding penjelasan agama yang utuh dan mendalam. Akibatnya, persoalan agama yang sebenarnya kompleks sering dipahami secara instan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Komentar Judi Online...
Komentar Judi Online Dinilai Bukan Sekadar Promosi, Pakar: Tapi Upaya Provokasi Sistematis
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Sarah Gibson Resmi Berpisah...
Sarah Gibson Resmi Berpisah dari Diska Resha, Tetap Sepakat Co-Parenting
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Rekomendasi
Ruben Onsu Bikin Pangling...
Ruben Onsu Bikin Pangling dengan Tampil Brewok Sepulang Umrah
Ruben Onsu Gugat Hak...
Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Tiga Anak, Nama Betrand Peto Ikut Dicantumkan
Jadwal Formula 1 British...
Jadwal Formula 1 British Grand Prix 2026 di VISION+, Siap-Siap Nonton Duel Panas di Silverstone
Berita Terkini
JPU Sebut Perbuatan...
JPU Sebut Perbuatan Dokter Tifa Membuat Jokowi Merasa Dihina Sehina-hinanya
Jokowi Pasti Hadir ke...
Jokowi Pasti Hadir ke Persidangan dan Tunjukkan Ijazah
Kejagung Ajukan Banding...
Kejagung Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
Balas Kunjungan Presiden...
Balas Kunjungan Presiden Lukashenko, Prabowo Bakal ke Belarus
Peradi Profesional Sebut...
Peradi Profesional Sebut Peran Penting Advokat Menjaga Kualitas Sistem Peradilan
Kejagung Ungkap Kolonel...
Kejagung Ungkap Kolonel CPL BU Diduga Terlibat Kasus Tata Kelola MBG
Infografis
Ciri-Ciri dan Gejala...
Ciri-Ciri dan Gejala Cacar Monyet yang Harus Anda Waspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved