Indeks Kemitraan Polda DIY Tertinggi se-Indonesia, Ini Penjelasannya
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 06:18 WIB
loading...
Polda Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui kemitraan anggota Polri dan masyarakat, mendeteksi dan mengidentifikasi permasalahan Kamtibmas. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Polda Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperoleh skor tertinggi dalam penghitungan indeks komposit dengan nilai 53,56 seluruh Indonesia. Data ini berdasarkan dari Institut Pertanian Bogor per 1 Agustus 2024.
Skor tersebut merupakan agregasi dari nilai indeks data sekunder terkait kegiatan pemolisian, pengawasan, kemitraan, dan penegakan hukum. Hal ini menunjukkan bahwa Yogyakarta telah berhasil dalam mengimplementasikan program-program pemolisian dan kemitraan yang efektif.
Praktisi teknologi informasi dari Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS), Agung Budi Prasetio, mengapresiasi positif kemitraan anggota Polri dan masyarakat, sehingga terjalin dua komunikasi dua arah yang selaras.
"Nah seyogyanya kemitraan lingkungan pendidikan diterapkan tak hanya di perguruan tinggi tapi juga ditrapkan di pesantren," kata Agung dalam keterangannya, Jumat (2/8/2024).
![Indeks Kemitraan Polda DIY Tertinggi se-Indonesia, Ini Penjelasannya]()
Praktisi teknologi informasi dari Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS), Agung Budi Prasetio. Foto/Ist
Kata dia, kemitraan anggota Polri dan masyarakat atau pemolisian masyarakat (Community Policing) merupakan suatu kegiatan Kepolisian untuk mendeteksi dan mengidentifikasi permasalahan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan serta menemukan pemecahan masalah.
Skor tersebut merupakan agregasi dari nilai indeks data sekunder terkait kegiatan pemolisian, pengawasan, kemitraan, dan penegakan hukum. Hal ini menunjukkan bahwa Yogyakarta telah berhasil dalam mengimplementasikan program-program pemolisian dan kemitraan yang efektif.
Praktisi teknologi informasi dari Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS), Agung Budi Prasetio, mengapresiasi positif kemitraan anggota Polri dan masyarakat, sehingga terjalin dua komunikasi dua arah yang selaras.
"Nah seyogyanya kemitraan lingkungan pendidikan diterapkan tak hanya di perguruan tinggi tapi juga ditrapkan di pesantren," kata Agung dalam keterangannya, Jumat (2/8/2024).

Praktisi teknologi informasi dari Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS), Agung Budi Prasetio. Foto/Ist
Kata dia, kemitraan anggota Polri dan masyarakat atau pemolisian masyarakat (Community Policing) merupakan suatu kegiatan Kepolisian untuk mendeteksi dan mengidentifikasi permasalahan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan serta menemukan pemecahan masalah.
Lihat Juga :