Putu BKSAP Ingatkan Dana Perubahan Iklim 100 Miliar Dolar AS Wajib Ditepati
Rabu, 24 Juli 2024 - 13:24 WIB
loading...
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Putu Supadma Rudana (kanan) Bersama President IPU Hon. Tulia Acson. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Putu Supadma Rudana menghadiri IPU Parliamentary Forum at the UN High-Level Political Forum on Sustainable Development dan pertemuan dengan United Nation (UN) Water, New York, Amerika Serikat. Putu mengungkapkan beberapa isu yang dibahas dalam pertemuan forum internasional tersebut.
“Pertama, kunjungan kita ke New York dalam rangka mengikuti kegiatan high level political forum, untuk membahas pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan agenda 2030,” kata Putu Rudana dalam keterangannya, Rabu (24/7/2024).
Dia mengatakan, dari 17 tujuan di SDGs, tahun ini agenda pertemuan membahas Goal 16 yakni peace, justice, dan strong institutions dan Goal 13 tentang climate actions. “Nah dua isu ini menjadi satu bahasan, di mana setiap negara akan melaporkan hasil-hasil pencapaian SDGs memenuhi target agenda 2030,” imbuhnya.
Putu dalam kesempatan itu sebagai perwakilan dari Parlemen Indonesia memberikan pandangan menyangkut dengan perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang kuat. Dia berharap agar dunia ini tetap menganut sistem dalam menyelesaikan konfliknya adalah mengacu kepada sisi kemanusiaan, keadilan dan juga pada fokusnya perdamaian.
Di sisi lain, kata Putu, Parlemen Indonesia juga mendorong agar memperkuat lembaga parlemen untuk terus bisa menghasilkan regulasi-regulasi atau legislasi yang komprehensif dalam menangani perbagai permasalahan, paling utama isu yang berhubungan dengan perdamaian. Selanjutnya, Putu juga mengangkat isu aksi perubahan iklim.
“Pertama, kunjungan kita ke New York dalam rangka mengikuti kegiatan high level political forum, untuk membahas pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan agenda 2030,” kata Putu Rudana dalam keterangannya, Rabu (24/7/2024).
Dia mengatakan, dari 17 tujuan di SDGs, tahun ini agenda pertemuan membahas Goal 16 yakni peace, justice, dan strong institutions dan Goal 13 tentang climate actions. “Nah dua isu ini menjadi satu bahasan, di mana setiap negara akan melaporkan hasil-hasil pencapaian SDGs memenuhi target agenda 2030,” imbuhnya.
Putu dalam kesempatan itu sebagai perwakilan dari Parlemen Indonesia memberikan pandangan menyangkut dengan perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang kuat. Dia berharap agar dunia ini tetap menganut sistem dalam menyelesaikan konfliknya adalah mengacu kepada sisi kemanusiaan, keadilan dan juga pada fokusnya perdamaian.
Di sisi lain, kata Putu, Parlemen Indonesia juga mendorong agar memperkuat lembaga parlemen untuk terus bisa menghasilkan regulasi-regulasi atau legislasi yang komprehensif dalam menangani perbagai permasalahan, paling utama isu yang berhubungan dengan perdamaian. Selanjutnya, Putu juga mengangkat isu aksi perubahan iklim.