Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Ketua BKSAP Kecam Tindakan Israel di Timur Tengah

Sabtu, 18 April 2026 - 23:56 WIB
loading...
Di Hadapan Perwakilan...
Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat mengecam keras tindakan Israel di Timur Tengah. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat bersama delegasi DPR RI menghadiri Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-152 di Istanbul pada 15–19 April 2026. Forum internasional yang dihadiri sekitar 150 negara tersebut, BKSAP DPR RI menyuarakan keprihatinan mendalam atas situasi di Timur Tengah yang dinilai semakin memburuk akibat eskalasi konflik yang terus terjadi.

Dalam pidato resminya di hadapan para delegasi parlemen dunia, Syahrul Aidi menegaskan sikap tegas Parlemen Indonesia yang mengecam berbagai tindakan militer Israel di kawasan Timur Tengah. Ia menyebut, tindakan-tindakan tersebut tidak hanya memperparah konflik regional, tetapi juga mengancam stabilitas global.

“Di hadapan perwakilan 150 negara, kami dari BKSAP DPR RI menyampaikan sikap atas tindakan Israel di Timur Tengah. Salah satu yang paling kami soroti adalah insiden penembakan terhadap tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Tindakan ini sudah di luar batas karena menyasar pasukan perdamaian,” katanya, Sabtu (18/4/2026).

Baca juga: Militer Iran Tembaki Kapal Tanker, Mojtaba: AS Akan Mengalami Kekalahan Baru

Syahrul menegaskan penyerangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh komunitas global. Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi perhatian bersama dan tidak boleh dibiarkan tanpa respons tegas dari dunia internasional.

Selain menyoroti insiden terhadap prajurit TNI, BKSAP DPR RI juga mengecam keras tindakan militer Israel di Palestina, khususnya di Jalur Gaza yang hingga kini masih menjadi sasaran serangan. Syahrul Aidi menilai, agresi yang terus berlangsung telah menimbulkan krisis kemanusiaan yang berkepanjangan, termasuk jatuhnya korban sipil dalam jumlah besar serta kerusakan infrastruktur vital.

Lihat video: VISI BERBAHAYA? Netanyahu Singgung Tugas Spiritual demi Proyek Eretz Yisrael Hashlema!


Syahrul juga mengkritisi kebijakan terbaru pemerintah Israel yang dinilai semakin memperkeruh situasi, di antaranya langkah mempersenjatai warga sipil serta pengesahan regulasi yang dianggap membuka ruang terjadinya tindakan kekerasan terhadap warga dan tahanan Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Kecam Israel atas Penahanan...
Kecam Israel atas Penahanan 9 WNI Misi ke Gaza, Menlu Sugiono: Pelanggaran Hukum Internasional
Pulang ke Tanah Air,...
Pulang ke Tanah Air, Relawan WNI Ceritakan Brutalnya Penyiksaan Tentara Israel
Mengharukan! Bocah 9...
Mengharukan! Bocah 9 Tahun Bawa Poster untuk Ayah yang Pulang usai Ditawan Israel
9 WNI yang Ditahan Israel...
9 WNI yang Ditahan Israel Tiba di Bandara Soekarno-Hatta
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Rekomendasi
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Berita Terkini
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved