alexametrics

Sengketa Pilpres, Bambang Widjojanto Sebut KPU Terlalu Percaya Diri

loading...
Sengketa Pilpres, Bambang Widjojanto Sebut KPU Terlalu Percaya Diri
Ketua tim kuasa hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto dalam sidang perdana perkara sengketa hasil Pilpres 2019 di Gedung MK, Jakarta, Jumat 14 Juni 2019. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - Tim hukum calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) terlalu percaya diri atau overconfidence dalam menjawab gugatan mengenai sengketa hasil Pilpres 2019.

"KPU 'pede' banget, bisa overconfidence," ujar ketua tim hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Dia mengatakan, KPU hanya membaca 30 dari 300 halaman jawaban KPU atas gugatan tim hukum Prabowo-Sandi. BW menilai itu bentuk overconfidence KPU.



"Itu ada 300-an halaman lebih, tetapi cuma dibacakan 30-an. Bagian-bagian lain itu seolah-olah tidak dibaca," kata BW.

BW menilai KPU gagal dalam meyakinkan tidak ada kecurangan dalam penyelenggaraan pemilu. Bukan hanya meyakinkan hakim, tapi juga seluruh masyarakat Indonesia.

Menurut BW, KPU sebagai termohon juga gagal memberikan jawaban yang tepat menyikapi gugatan pemohon."Termohon yang gagal meyakinkan pemohon. Saya menduga majelis hakim tidak dapat dipuaskan dengan jawabannya, apalagi masyarakat Indonesia," katanya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak