Prospek Kerja Sama Pertahanan Indonesia-UEA

Senin, 08 Juli 2024 - 05:01 WIB
loading...
A A A
Perjanjian kerja sama yang digarap meliputi beberapa program, seperti protokol tentang kerja sama di bidang industri pertahanan dan pengadaan alat militer, dan Kontrak Pembelian Landing Platform Dock (LPD) antara PT PAL Indonesia dengan Angkatan Laut UEA. Di bidang pertahanan, komitmen kerja sama diwujudkan secara kongkret. Paling monumental adalah kontrak pembelian sejumlah kapal LPD (Landing Platform Dock). Kontrak akuisisi yang diteken pada 1 Juli 2022, bernilai AED1,5 miliar (USD408,32 juta).

Rencananya, kapal multimission vessel sepanjang 163 meter itu mulai dibangun pada 2024, dan akan diserahkan ke Angkatan Laut UEA lima hingga enam tahun kemudian. Adapun pembangunan akan melibatkan Marakeb Technologies LLC. Perusahaan lokal UAE tersebut akan fokus pada sistem manajemen tempur (CMS) PT PAL dan Marakeb Technologies LLC telah menandatangani perjanjian kemitraan strategis untuk mengikat kerja sama yang akan mereka lakukan.

Kemitraan juga dilakukan PT Pindad (Persero) dengan Calidus LLC pada Juni 2022. Kedua perusahaaan alutsista tersebut akan mengembangkan bersama produk kendaraan tempur 8x8. Melalui kerja sama ini, PT Pindad memperluas kompetensi teknologi, terutama dalam pengembangan produk kendaraan tempur 8x8 untuk penggunaan gurun dan ketahanan balistik.

Selain dengan PT Pindad, Calidus LLC yang memiliki kompetensi pengembangan dan manufaktur teknologi air vehicles maupun land vehicles juga menjalin kerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia (DI) untuk joint marketing pesawat CN235 dan N219, serta joint development untuk upgrade version pesawat N219 dan UAV MALE Elang Hitam. Mereka juga menggarap kerja sama engineering, design & flight testing work package terhadap setiap pengembangan produk yang dilakukan bersama

Sebelumnya, PT Pindad juga telah menjalin kerja sama dengan Caracal dari Edge Group UEA. Kedua korporasi itu bersepakat melakukan produksi bersama berbagai senjata, di antaranya senapan serbu CAR 816 yang berbasis AR15 untuk melengkapi senjata pasukan khusus Indonesia. Sejumlah komponen seperti komponen laras adalah made in PT Pindad.

Mereka juga memproduksi bersama senapan mesin SM3 5.56mm PT Pindad untuk digunakan tentara UEA dan dipasarkan di Timur Tengah. PT Pindad memang telah mejalin hubungan mesra dengan UEA. BUMN Strategis tersebut telah menjadi salah satu supplier amunisi untuk militer negeri tersebut. Pada 2017 misalnya, PT Pindad mendapat transaksi untuk memproduksi 100 juta amunisi kaliber kecil.

Pasca-kesepakatan IUAE-CEPA, kerja sama pertahanan, terutama untuk pengembangan alutsista bersama kian menunjukkan progresivitasnya. Pada Mei 2024 lalu, PT Pindad menandatangani Head of Agreement (HoA) dan Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan industri pertahanan UEA, Lahab. Kerja sama itu diteken pada 20 hingga 21 Mei 2024 dalam rangkaian kegiatan Indonesia-UAE Business Week di Ritz Carlton, Bali.

Melalui kesepakatan ini, PT Pindad berkontribusi dalam peningkatan kerja sama antar kedua negara dalam bidang Alpalhankam, khususnya munisi. Secara spesifik, kedua perusahaan melakukan investasi brassmill - bahan baku amunisi untuk mendukung program hilirisasi. Selain itu MoU juga mencakup kerja sama dalam bidang bom udara berstandar NATO. Dalam kesempatan yang sama, PT Pindad melakukan pertemuan dengan tiga perusahaan pertahananan UEA, yaitu Tawazun, Lahab, Caracal, dan EDGE Group untuk membahas berbagai kerja sama strategis di bidang pertahanan.

Semakin Cerah di Era Prabowo

"Hubungan Indonesia dan UEA dapat terus berkembang dan tumbuh sesuai dengan ambisi kedua negara dalam memperkuat kerja sama di berbagai bidang, termasuk pertahanan,” demikian disampaikan Menhan Prabowo Subianto saat bertemu MBZ, di Istana Al Shati, Abu Dhabi, Senin (13/5/2024).

Pernyataan tersebut secara langsung menegaskan komitmen sekaligus ambisi Indonesia dan UEA memperkuat kerja sama pertahanan yang telah dilakukan. Pertemuan yang melibatkan calon presiden terpilih –yang datang bersama cawapres terpilih Gibran Rakabuming Raka tersebut- menunjukkan adanya level berbeda dalam hubungan pertahanan RI, dan pintu lebar peningkatan kerja sama untuk masa depan.

baca juga: Memahami Target Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Dalam pertemuan teranyar pemimpin kedua negara sebelumnya pemerintah-DPR meratifikasi kerja sama pertahanan Indonesia-UEA, Prabowo-MBZ sepakat melakukan kerja sama pertahanan berupa latihan perang bersama, pendidikan pertukaran prajurit, hingga saling belajar tentang teknologi alutsista masing-masing negara. Keduanya juga bertukar pandangan tentang sejumlah isu regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama.

Pada momen itu, UEA memberikan medali ‘’Zayed’’ kepada Prabowo sebagai bentuk apresiasi atas inisiatifnya membangun hubungan baik dengan melakukan kunjungan tersebut. UEA memandang Prabowo tulus memperkuat hubungan kerja sama antara UEA dan Indonesia. MBZ juga berharap hubungan strategis dapat terus terjalin demi kemakmuran kedua negara.

Selama menjabat menteri pertahahan, Prabowo memang menunjukkan intensitasnya dalam meningkatkan kerja sama pertahanan dengan UEA. Tercatat, sejak mendapat amanat memegang posisi tersebut di era Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, dia tercatat beberapa kali melakukan kesepakatan dengan koleganya dari UEA. Pada 2019, misalnya, Prabowo Subianto meneken MoU perjanjian kerja sama di bidang pertahanan dengan UEA Mohammed Ahmed Al Bowardi. Penandatanganan itu sebagai tindak lanjut dari letter of intent (LoI) yang ditandatangani kedua negara di Bogor pada Juli 2019.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Indonesia-India Kerja...
Indonesia-India Kerja Sama Program Rudal Canggih BrahMos dan Udara ke Udara
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Prabowo dan PM Wong...
Prabowo dan PM Wong Sepakati 26 Kerja Sama, Pertahanan hingga Keselamatan Nuklir
PM India Akan ke Indonesia...
PM India Akan ke Indonesia Bertemu Prabowo, Bahas Ketahanan Pangan hingga Pertahanan
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Penasihat UEA Blak-blakan...
Penasihat UEA Blak-blakan Hengkang dari OPEC: Masa Kejayaan Minyak Mulai Berakhir
4 Fakta PLTN Barakah...
4 Fakta PLTN Barakah di UEA yang Jadi Target Serangan Drone Iran
Rekomendasi
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
Telur Ceplok atau Dadar,...
Telur Ceplok atau Dadar, Mana yang Gizinya Lebih Tinggi? Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Beda Jagoan Final Piala...
Beda Jagoan Final Piala Dunia dengan Gus Muhaimin, Bang Jamil: Persaudaraan Tetap Nomor Satu
Cita-cita Prabowo 14...
Cita-cita Prabowo 14 Tahun Lalu: Ingin Rakyat Indonesia Punya Taraf Hidup Tak Kalah dari Singapura
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan...
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan Don Ritto-Febrie Adriansyah: Satu Kampung
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved