alexametrics

Pernyataan Shutdown Media Dinilai Kemunduran Demokrasi

loading...
Pernyataan Shutdown Media Dinilai Kemunduran Demokrasi
Juru Bicara BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Andre Rosiade juga mengkritisi niatan Wiranto tersebut. (Foto/Rico Afrido Simanjuntak/SINDOnews)
A+ A-
JAKARTA - Shutdown media yang membantu pelanggaran hukum dinilai sebuah kemunduran demokrasi. Maka itu, niat Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dikritik.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Andre Rosiade juga mengkritisi niatan Wiranto membentuk tim hukum nasional setelah penyelenggaraan Pemilu. Adapun tim itu bertujuan bakal berupaya mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga stabilitas negara.

"Pertama akan membredel media Lalu berani akan shutdown mematikan media sosial berani akan membuat tim pemantau orang yang mengkritik pemerintah ini kan menurut saya kemunduran terhadap demokrasi," ujar Andre Rosiade di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/5/2019).



Andre pun mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), bahwa dirinya merupakan juga penikmat era reformasi saat ini. Anggota Badan Komunikasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra ini menambahkan, Jokowi tidak bisa menjadi wali kota Solo, Gubernur DKI Jakarta dan Presiden RI tanpa reformasi.

"Jangan sampai bapak sebagai penikmat reformasi malah melawan semangat reformasi dengan melakukan pembredelan terhadap media, pembredelan terhadap media sosial dengan melarang dan menakut-nakuti tokoh untuk bicara," katanya.
(maf)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak