Ketua Komisi VI DPR Nilai Komite Penanganan Covid-19 Berbau Korporasi

Jum'at, 24 Juli 2020 - 15:32 WIB
loading...
Ketua Komisi VI DPR...
Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza menilai, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional lebih condong berpihak kepada korporasi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza menyambut baik pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Menurut dia, komite tersebut memiliki peran sangat strategis dalam pemulihan ekonomi nasional.

Namun, kata dia, sayangnya pemulihan sektor ekonomi lebih condong dan berpihak pada korporasi. Sementara pelaku ekonomi yang paling terdampak masih dianaktirikan. "Komite penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional sangat strategis. Sayangnya, pemulihan ekonomi lebih berbau korporasi. Padahal ekonomi UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menangah) yang paling terpuruk dan bisa berdampak sosial luas," ujar Faisol di Jakarta, Jumat (24/7/2020). (Baca juga: Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Didesak Prioritaskan Sektor Kesehatan)

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berpendapat, seharusnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga memberi perhatian khusus terhadap UMKM. Sebab, sektor itu yang dianggap berperan sentral dalam menyelamatkan ekonomi bangsa saat ini. Maka itu, pria kelahiran Probolinggo, Jawa Timur itu mengusulkan agar komite itu ditambah dengan Tim UMKM. "Saya usul, komite ditambah Tim UMKM," katanya. (Baca juga: Gantikan Gugus Tugas, Komite Diminta Lebih Cepat Tangani Covid-19)

Sekadar diketahui sebelumnya, Presiden Jokowi telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) pembentukan Tim Penanganan Covid-19. Tim itu diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Sementara wakil ketua dari tim tersebut diisi oleh sejumlah menteri. Antara lain adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Kemudian, Menteri BUMN Erick Thohir menjabat sebagai ketua pelaksana. Terdapat dua sekretaris eksekutif yaitu Raden Pardede untuk program dan Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian untuk urusan administrasi. Di bawahnya, terdapat Satgas Penanganan Covid-19 yang masih diketuai oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. Sedangkan Ketua Satgas PEN diisi Wakil Menteri BUMN 1 Budi Gunadi Sadikin. Rico
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Jasaraharja Putera Perkokoh...
Jasaraharja Putera Perkokoh Kolaborasi Tata Kelola Risiko Pariwisata Labuhan Bajo
Rekomendasi
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Berita Terkini
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved