Jokowi Perintahkan Menlu Retno Urus Negosiasi Ketahanan Pangan dengan Vietnam
Jum'at, 26 April 2024 - 16:16 WIB
loading...
Menlu Retno Marsudi memberikan keterangan kepada media usai melaporkan hasil kunjungan kerjanya dan bertemu dengan Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh dan Menlu Vietnam Bui Thanh Son di Hanoi pada Rabu (24/4/2024) lalu. FOTO/MPI/RAKA DWI NOVIANTO
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Luar Negeri ( Menlu) Retno Marsudi mempersiapkan negosiasi ketahanan pangan antara Indonesia dan Vietnam . Sebelumnya, Retno melaporkan hasil kunjungan kerjanya dan bertemu dengan Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh dan Menlu Vietnam Bui Thanh Son di Hanoi, Rabu (24/4/2024) lalu.
"Dan negosiasi akan segera kita lakukan. Dan tadi saya laporkan ke Pak Presiden dan Bapak Presiden mengatakan oke segera siapkan untuk kita bisa mulai negosiasi," kata Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (26/4/2024).
Retno tidak menjelaskan secara rinci isi negosiasi ketahanan pangan dengan Vietnam tersebut. "Jadi ketahanan pangan dalam konteks lebih luas ya," kata Retno.
Dalam pertemuan dengan Menlu Vietnam Bui Thanh Son, Retno menyebut Indonesia dan Vietnam sepakat menargetkan nilai perdagangan bilateral sebesar USD18 miliar atau lebih pada 2028, naik dari target semula yang minimal sebesar USD15 miliar di tahun yang sama. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan ke-5 Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC) RI-Vietnam di Hanoi (24/4/2024).
"Dan negosiasi akan segera kita lakukan. Dan tadi saya laporkan ke Pak Presiden dan Bapak Presiden mengatakan oke segera siapkan untuk kita bisa mulai negosiasi," kata Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (26/4/2024).
Retno tidak menjelaskan secara rinci isi negosiasi ketahanan pangan dengan Vietnam tersebut. "Jadi ketahanan pangan dalam konteks lebih luas ya," kata Retno.
Dalam pertemuan dengan Menlu Vietnam Bui Thanh Son, Retno menyebut Indonesia dan Vietnam sepakat menargetkan nilai perdagangan bilateral sebesar USD18 miliar atau lebih pada 2028, naik dari target semula yang minimal sebesar USD15 miliar di tahun yang sama. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan ke-5 Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC) RI-Vietnam di Hanoi (24/4/2024).
Lihat Juga :